Menaker Serahkan Bantuan Rp32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumut-Aceh

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MEDAN — Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli menyerahkan bantuan dengan nilai total Rp32 miliar untuk mendukung proses pemulihan ekonomi masyarakat di Sumatra Utara dan Aceh yang terdampak bencana pada Selasa (21/4/2026).

Bantuan tersebut merupakan hasil donasi yang dikumpulkan melalui rekening Kemnaker Peduli dan akan diserahkan ke penerima manfaat dalam bentuk paket pelatihan kewirausahaan maupun bantuan tunai.

"Sengaja baru kami serahkan sekarang karena memang tujuannya menjadi bantuan pada fase-fase recovery (pemulihan)," ujar Yassierli saat agenda penyerahan simbolis bantuan Kemnaker Peduli di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan, Selasa (21/4/2026).

Yassierli mengatakan Kemnaker ikut ambil peran mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir besar Sumatra yang terjadi akhir November 2025. Salah satunya melalui penyediaan pembekalan kewirausahaan bagi masyarakat terdampak.

Dia menjelaskan bantuan program Kemnaker Peduli tersebut terbagi menjadi bentuk paket-paket pelatihan dan bantuan tunai yang dapat diakses masyarakat umum.

Di Sumut, bantuan pelatihan (pendidikan) vokasi akan menyasar 4.516 orang dengan total nilai Rp16,5 miliar. Sedangkan di Aceh senilai Rp8 miliar untuk 2.438 orang.

Baca Juga

  • Menelisik Peran Triliunan Dana Otsus Aceh

Selain itu, adapula 400 paket pelatihan tenaga kerja mandiri (TKM) untuk kedua provinsi, serta 40 paket padat karya dengan total bantuan mencapai Rp32 miliar.

"Mekanismenya nanti diatur balai [BBPVP]. Kalau ada pelatihan, nanti kami buka pendaftaran lalu diseleksi," ujarnya.

Yassierli mengatakan sektor yang difokuskan Kemnaker dalam paket bantuan pelatihan ini ialah kewirausahaan. Kemnaker sendiri disebutnya memiliki program untuk mencetak tenaga kerja mandiri (TKM) lewat serangkaian pelatihan intensif dan inkubasi agar mampu membuka usaha secara mandiri.

Dia berharap pelatihan kewirausahaan ini akan mendorong masyarakat bangkit dan memiliki usaha sendiri.

"Kalau sudah mandiri dan usahanya berkembang, mereka akan membutuhkan tenaga kerja. Inilah yang kita sebut dengan perluasan kesempatan kerja," tambahnya.

Salah satu donatur dalam program Kemnaker Peduli bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra Utara dan Aceh adalah paguyuban Mitra Produksi Sigaret Indonesia (MPSI) yang menyumbang Rp750 juta.

Menaker juga mengapresiasi kepedulian para pekerja produksi pabrik sigaret di Pulau Jawa yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu korban bencana di Sumatra.

"Mohon agar bantuan yang sudah diberi dikelola dengan baik dan tepat sasaran sehingga memberi manfaat sebesar-besarnya ke masyarakat," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
13 WNI Terdampak Kebakaran di Sandakan Malaysia
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Purbaya Ubah Aturan Pendanaan Kopdes Merah Putih, Bisa Pinjam Rp 3 Miliar/Gerai
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
GlobalHealth Asia-Pacific di Jakarta Bahas AI hingga Wisata Medis Asia
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terik di Siang Hari Sejuk saat Malam, Cuaca Madinah Cukup Bersahabat bagi Jamaah Haji Indonesia
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pertama Kalinya, Jepang Salip Indonesia Jadi Destinasi Favorit Turis Australia
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.