Badan Bahasa ajak masyarakat lestarikan bahasa daerah

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Banda Aceh (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak masyarakat melestarikan bahasa daerah agar tidak punah.

Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Hafidz Muksin di Banda Aceh, Selasa, mengatakan kepunahan bahasa daerah bisa saja terjadi seiring semakin berkurangnya penutur dari kalangan generasi muda.

"Bahasa daerah merupakan kekayaan budaya yang harus terus dilestarikan. Jika tidak dilestarikan, maka kepunahan bahasa daerah bisa saja terjadi. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat melestarikan bahasa daerah," katanya.

Hafidz Muksin mengatakan bahasa daerah memiliki peran penting bagi Bahasa Indonesia. Sebab, bahasa daerah turut memperkaya kosakata Bahasa Indonesia.

Saat ini, kata dia, ada sebanyak 728 bahasa daerah. Bahasa daerah terbanyak ada di Provinsi Papua, mencapai 400 bahasa daerah. Hingga saat ini, tercatat lima bahasa daerah sudah punah.

Baca juga: Kemendikdasmen minta pemda terlibat dalam pelestarian bahasa daerah

"Sekarang ini tantangan pelestarian bahasa daerah semakin berat. Penyebabnya, pewarisan bahasa daerah dari orang tua kepada anaknya kian berkurang. Akibatnya, anak-anak tidak lagi mengenal bahasa ibu," kata Hafidz Muksin.

Selain itu, ancaman terhadap bahasa daerah juga disebabkan generasi muda seperti malu menuturkan atau menggunakan bahasa ibu. Generasi sekarang lebih suka menggunakan bahasa gaul, prokem, dan bahasa asing karena merasa lebih keren.

"Ancaman ini tentu menjadi tantangan, bagaimana peran orang tua mewariskan bahasa ibu kepada anak-anak. Termasuk meningkatkan peran komunitas bahasa daerah," kata Hafid Muksin.

Terkait bahasa daerah di Provinsi Aceh, Kepala Badan Bahasa tersebut menyatakan pelestarian bahasa daerah di provinsi ujung barat Indonesia tersebut masih cukup baik. Sebab, ada kebijakan penggunaan bahasa daerah pada hari tertentu di sekolah.

Baca juga: Badan Bahasa revitalisasi 120 bahasa daerah di seluruh Indonesia

"Di samping itu juga ada perlombaan menggunakan bahasa daerah di kalangan pelajar seperti lomba pidato, mengarang cerita, dan lainnya. Kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi keberlangsungan bahasa daerah," kata Hafidz Muksin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hanif Faisol Nurofiq Dorong Pemkab Banjar Tuntaskan 27 Persen Sampah demi Target Nasional 2029
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Semangat Kartini Dalam Kepemimpinan Perempuan di Pengadilan | MA NEWS
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Ini tiga aturan penting untuk turunkan berat badan
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Terobosan Gubernur Dedi Mulyadi saat Harga Elpiji Nonsubdi Makin Mahal, Sarankan Pakai Energi Alternatif
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Komplotan Curanmor Bersenpi Rakitan Dibekuk di Cikupa Tangerang, Pelaku Kawanan Remaja
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.