Sales Mission Japan 2026 Dorong Wisatawan Jepang ke Indonesia

tvrinews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Tokyo

Peringatan Hari Kartini menjadi momentum bersama dalam penguatan kerja sama pariwisata Indonesia dengan Jepang melalui penyelenggaraan kegiatan Sales Mission Japan 2026 di Gedung KBRI Tokyo, pada Selasa, 21 April 2026. 

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Indonesia dengan didukung oleh KBRI Tokyo dan Garuda Indonesia Tokyo ini mempromosikan produk pariwisata Indonesia melalui pertemuan bisnis yang menghubungkan sembilan perusahaan pariwisata Indonesia dengan 16 perusahaan pariwisata Jepang. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Nurmala Kartini Sjahrir, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelaku usaha pariwisata Jepang dan Indonesia dalam upayanya meningkatkan promosi produk pariwisata Indonesia.

“Kegiatan Sales Mission Japan 2026 ini digelar di hari yang istimewa, yaitu Hari Kartini. Hari yang bersejarah bagi perjuangan kesetaraan perempuan dan laki-laki di Indonesia, dan saya kira juga di seluruh dunia. Saya berharap, momentum ini menjadi penyemangat bagi upaya penguatan kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Jepang. Saya mencatat ada 9 Tour Travel Indonesia serta 16 Tour Travel Jepang hadir pada acara ini dengan total peserta sekitar 50 orang," kata Kartini dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Selasa, 21 April 2026. 

Ia juga melihat antusiasme kehadiran peserta dari Jepang dan Indonesia sangat menjanjikan untuk peningkatan kerja sama sektor pariwisata kedua negara. Hal ini terlihat dari tren kunjungan wisata kedua negara terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Pada 2025 jumlah kunjungan wisatawan Jepang ke Indonesia mencapai sekitar 380.000 orang, atau naik sekitar 12perswn dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu di tahun yang sama, sekitar 680.000 wisatawan Indonesia mengunjungi Jepang. Angka-angka ini memberi optimisme bahwa kerja sama pariwisata Indonesia dengan Jepang akan terus meningkat. 

“KBRI Tokyo kedepannya akan terus berupaya meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di Jepang. Baik melalui kegiatan bisnis forum antar pelaku usaha wisata kedua negara, maupun dengan promosi pariwisata Indonesia melalui gelaran ragam seni budaya Indonesia dalam berbagai kesempatan. Hal ini dilakukan agar masyarakat Jepang semakin tertarik berwisata ke Indonesia,” ujarnya. 

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II, Kementerian Pariwisata, Yulia, menjelaskan, kegiatan Sales Mission yang digelar di Tokyo dan Nagoya ini akan tercipta sinergi dan kolaborasi konkret antar pelaku industri pariwisata kedua negara. 

“Keberagaman industri yang hadir kali ini mencerminkan kekuatan ekosistem pariwisata Indonesia. Salah satu segmen yang paling relevan dengan pasar Jepang adalah wellness tourism. Tingginya kesadaran masyarakat Jepang terhadap kesehatan, kualitas hidup, serta minat terhadap budaya dan pengalaman autentik menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang sangat tepat, dengan kekayaan alam, tradisi, dan keramahtamahan yang tidak tertandingi. Semoga Sales Mission ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar pariwisata Jepang,” terangnya. 

Untuk diketahui, sebelumnya pada 30 Maret 2026 Indonesia dan Jepang telah menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) in the Field of Tourism. Penandatanganan ini dilakukan tepat di tengah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang yang bertemu dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi. MoC ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama di bidang pariwisata terkait promosi pariwisata; pengembangan produk pariwisata seperti wellness, gastronomi, wisata bahari, ekowisata, dan budaya; serta pengelolaan destinasi dan penguatan pariwisata berkelanjutan, termasuk desa wisata.

Sembilan pelaku usaha dari Indonesia yang hadir dalam Sales Mission 2026 ini adalah, Garuda Indonesia – Airlines Flag Carrier; KAI Wisata, yang merupakan wisata berbasis kereta api yang menawarkan pengalaman perjalanan darat yang unik di Indonesia; Amasari Tour & Travel dan Matta Tour and Travel, biro perjalanan wisata inbound; Bagus Jati Wellness (Bagus Discovery) dan Khastana Hadi Tegal Lalang Ubud, akomodasi & wellness retreat berbasis alam dan budaya Bali; Double Six Luxury Hotel Seminyak dan Jambuluwuk Hotels & Resorts, properti hotel premium; serta, Wendy Asia Utama, agen perjalanan dengan spesialisasi pasar Asia, khususnya Jepang.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ubhara Surabaya Kukuhkan Prof Dossy Iskandar Sebagai Guru Besar Pertama yang Berasal dari Alumni
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Usai Pengumuman MSCI Investor Kompak Obral Saham BREN dan DSSA
• 26 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Komisi I DPR RI: Kehadiran Kapal AS di Selat Malaka Tidak untuk Perangi Indonesia
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kepala BSKDN: Digitalisasi Pemilu tetap berlandaskan prinsip demokrasi
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.