Pantau - KRI Alamang-644 melaksanakan latihan kesiapsiagaan peran tempur bahaya udara di Selat Malaka sebagai upaya meningkatkan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut.
Latihan ini dipimpin langsung oleh Komandan KRI Alamang-644 Rudi Sulistiyanto dan difokuskan pada peningkatan kemampuan menghadapi ancaman dari udara yang dinilai krusial dalam operasi laut.
Rudi Sulistiyanto menyatakan, "Latihan ini bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit TNI Angkatan Laut (AL)".
Fokus Peningkatan Deteksi dan Respons CepatDalam latihan tersebut, personel dilatih untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap ancaman udara serta mempercepat pengambilan keputusan dalam situasi darurat.
Ketepatan dalam menjalankan prosedur penanggulangan ancaman menjadi fokus utama agar setiap tindakan yang diambil tetap sesuai dengan prosedur tetap yang berlaku.
Seluruh awak kapal juga dibekali kemampuan untuk bertindak secara responsif dan terukur dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.
Perkuat Koordinasi AntarbagianKoordinasi antarbagian di kapal menjadi salah satu aspek yang diperkuat guna memastikan kerja terpadu dalam setiap skenario latihan.
Rudi Sulistiyanto mengungkapkan, "Koordinasi antarbagian di kapal juga menjadi perhatian utama guna memastikan setiap unsur dapat bekerja secara terpadu dalam menghadapi berbagai skenario ancaman".
Latihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan prajurit dalam menghadapi potensi ancaman udara di wilayah operasi.
Rudi Sulistiyanto menegaskan, "Kesiapan tempur yang optimal menjadi faktor penting dalam mendukung tugas TNI AL menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia".




