Nabire: Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 Polri melumpuhkan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berstatus daftar pencarian orang (DPO) berinisial OE alias ME. Penindakan terjadi di Kampung Wuyukwi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan pelaku dilumpuhkan saat akan diamankan pada Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 16.15 WIT.
"Penindakan dilakukan setelah personel melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur," ujar Yusuf saat dihubungi dari Nabire seperti dilansir Antara, Selasa, 21 April 2026,
Ia menjelaskan OE merupakan DPO berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim tertanggal Kamis, 25 April 2024. Surat tersebut terkait kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar, pada Minggu, 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.
Dalam proses penindakan, pelaku mengalami luka tembak dan sempat dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.
Baca Juga :
TNI Tegaskan Kontak Tembak dengan KKB pada 14 April Tak Berkaitan dengan Penembakan Anak
Yusuf menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.
"Pelaku sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga keamanan dan menindak pelaku kekerasan bersenjata," katanya.
Ia menambahkan sebelumnya OE pernah ditangkap pada Rabu, 27 November 2024 dalam kasus yang sama. Namun, ia berhasil melarikan diri saat aparat fokus menangani konflik di wilayah tersebut.
Tim gabungan dari Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo saat berpatroli dan ditembaki KKB hingga terjadi kontak tembak di jalan Trans Papua, Rabu, 15 April 2026. ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan keberhasilan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.
"Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku demi memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujarnya.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama aparat kewilayahan saat ini terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya. Mereka juga memastikan situasi keamanan di Puncak Jaya tetap aman dan terkendali.




