Di Usia Senja, Nenek Samini Harap Sekolah Rakyat Jadi Jalan Cucunya Raih Masa Depan

tvrinews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Jakarta

Di tengah keterbatasan ekonomi dan usia yang tak lagi muda, nenek Samini (70) hanya memiliki satu harapan yaitu cucunya yang kini bersekolah di Sekolah Rakyat dapat tumbuh menjadi anak yang pintar dan sukses.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen tidak hanya memberi Hendi Saputro, cucu nenek Samini, harapan untuk meraih cita-citanya. Tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi kakek dan neneknya untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarga mereka.

“Saya senang cucu saya sekolah di Sekolah Rakyat. Supaya anaknya pintar, supaya sukses, supaya tidak seperti nenek, kakeknya dan ayahnya. Supaya kehidupannya ke depan menjadi baik,” harap nenek Samini, dikutip Selasa, 21 April 2026.

Hendi, yang saat ini duduk di bangku kelas 7 SMP, memang menempuh jalan hidup yang terjal. Setelah ditinggal ibunya yang wafat karena COVID-19, ayah Hendi terserang stroke yang membuatnya tidak lagi bisa bekerja mencari nafkah bagi keluarga.

Di tengah kondisi tersebut, Samini dan Patmo Suwito (76), nenek dan kakek Hendi, menjadi sosok yang menggantikan peran orang tua sekaligus tulang punggung keluarga.

Di usia senja, ketika seharusnya menikmati masa tua, keduanya justru masih berjuang mencari sisa-sisa karet untuk dijual ke pabrik seharga Rp5.000 per kilogram. Dalam sehari, Samini dan Patmo hanya mampu mengumpulkan sekitar 10 kilogram, dengan pendapatan kurang lebih Rp50.000 per hari.

Dari penghasilan itu lah, Samini harus memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, membiayai ayah Hendi yang sakit stroke, hingga memberi uang jajan untuk Hendi dan adiknya.

Di tengah situasi ekonomi yang berat itu, Hendi pun sempat putus sekolah karena keterbatasan biaya, bahkan bekerja di bengkel untuk membantu kebutuhan keluarga.

Kini, setelah bersekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, pendidikan dan kehidupan Hendi di asrama lebih terjamin. Ia mendapatkan seragam lengkap secara gratis, fasilitas belajar, serta makan bergizi tiga kali sehari.

“Cucu saya diberi (fasilitas) komplit, saya tidak mengeluarkan sepeser pun,” kata nenek Samini.

Tak hanya Hendi yang menerima manfaat, kakek dan neneknya juga memperoleh dukungan berupa dua ekor kambing dari pemerintah, sebagai upaya membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

“Saya bersyukur sekali, cucu saya ditolong pemerintah. Bapak Presiden Prabowo, saya senang sekali, Pak. Semoga cucu saya jadi orang sukses kedepannya, Pak,” imbuh Samini.

Kementerian Sosial, selaku pihak yang diberikan mandat oleh Presiden Prabowo untuk menjalankan program ini, terus berkomitmen agar Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar bagi siswa dari keluarga prasejahtera, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun mimpi, harapan, dan masa depan yang lebih baik.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lotte Chemical Titan Pasok Naphtha ke Afiliasi Indonesia di Tengah Risiko Iran
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Seskab Teddy Bertemu Dirjen Imigrasi, Bahas Fast Track Jamaah Haji Indonesia
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Denda Besar Menghantam Lukaku, Napoli Siap Melepas di Musim Panas?
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
INA Lebarkan Sayap, Gandeng SWF Global Bentuk Platform Investasi China–ASEAN
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pekerja Rumah Tangga Berhak Atas Upah Layak
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.