1.282 Titik Internet Dibangun, UMKM Ikut Panen Manfaat

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah membangun 1.282 titik akses internet pita lebar tetap (fixed broadband) sebagai bagian dari program Kampung Internet untuk pemerataan konektivitas hingga ke desa.

"Dalam 2025 kemarin, kita berhasil membuat 1.282 titik akses (internet) di 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan 6 provinsi," kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Start Up Alfreno Kautsar Ramadhan, Selasa, 21 April 2026.

Baca Juga :
Penjelasan Mengejutkan Pakar Siber soal Blokir Wikipedia di Indonesia
PSO Pers Jadi Andalan

Ia menjelaskan, program Kampung Internet difokuskan untuk menghadirkan jaringan internet di desa guna mendukung aktivitas rumah tangga; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta fasilitas umum.

"Program Kampung Internet ini bisa mengakomodir pilar kita yang terhubung karena kita bisa menyediakan konektivitas yang inklusif berkualitas dan terjangkau. Ini kita buat bukan hanya di pusat kota namun di desa-desanya," ungkap Alfreno.

Selain memperluas akses internet, Alfreno mengatakan program Kampung Internet juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat agar mampu memanfaatkan digitalisasi secara produktif.

Kemkomdigi menyiapkan pelatihan teknis bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengenai perakitan jaringan fiber optik, pengoperasian infrastruktur telekomunikasi, hingga penanganan gangguan dasar.

Ada pula program Telko Hub yang ditujukan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja setelah peserta mengikuti pelatihan. Melalui program tersebut, lulusan pelatihan akan dihubungkan dengan industri telekomunikasi.

Alfreno menjelaskan, akses internet yang disediakan dalam program Kampung Internet dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produktif seperti digitalisasi usaha kecil.

Ia mencontohkan pelaksanaan program Kampung Internet di Deli Serdang, Sumatera Utara, memberi manfaat bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut yang sempat mengalami kesulitan terhubung dengan internet.

Sebelum adanya jaringan fixed broadband, sebagian warga harus menempuh jarak sekitar 5 hingga 7 kilometer untuk mendapatkan koneksi internet yang stabil.

"Sehingga inisiatif ini membantu mereka, tidak perlu lagi 5-7 kilometer untuk ke hotspot tertentu untuk mendapatkan akses internet yang stabil," ujarnya (Ant)

Baca Juga :
Rating IGRS di Steam Jadi Sorotan, Kemkomdigi Lakukan Penyelidikan
X Tunduk sama Indonesia
WFA dan Mudik Picu Lonjakan Internet saat Lebaran 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JK Kumpulkan Tokoh Perdamaian Poso-Ambon: Dengar Ini, Ade Armando
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Selat Hormuz dan Nasib Penanganan Tipikor
• 13 jam laluharianfajar
thumb
JP Morgan Ungkap RI Salah Satu Negara yang Tahan Guncangan Harga Energi Global
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Lowongan Magang Dinas Pariwisata Yogyakarta 2026 Dibuka, Cek Bidang dan Cara Daftarnya
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Nelayan di Makassar Tewas Ditikam Parang, Dipicu Perselisihan Anak
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.