Pemkab Kubu Raya Mantapkan Pembangunan Pasar Induk Modern

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK, – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Kalimantan Barat memantapkan rencana pembangunan Pasar Induk Melati, sebuah pasar induk modern yang diharapkan menjadi pusat ekonomi daerah terintegrasi dan berdaya saing. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan hal ini di Sungai Raya pada Selasa.

Proses penajaman akhir terhadap aspek teknis pembangunan pasar telah dilakukan, dan akan diusulkan melalui skema pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Setelah identifikasi di lapangan, hari ini kita lakukan penajaman atau justifikasi teknis. Beberapa poin sudah disepakati secara detail, bahkan perencanaan sudah sangat matang,” kata Sujiwo.

Pembangunan pasar induk ini direncanakan untuk mengakomodasi kebutuhan pedagang yang ada saat ini, serta menambah kapasitas untuk sekitar 50 pedagang baru dari luar daerah. Sujiwo menjelaskan bahwa semua pedagang eksisting akan terakomodasi dalam rencana ini.

Selain aspek teknis, Sujiwo juga mengungkapkan bahwa pasar ini akan diberi nama Pasar Induk Melati sebagai ikon baru ekonomi Kubu Raya, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Setelah proses justifikasi teknis rampung, sekretaris daerah akan mengoordinasikan seluruh perangkat daerah terkait guna memastikan kesiapan administrasi dan teknis. “Nanti Pak Sekda akan mengorkestrasi perangkat daerah, mana yang sudah siap, mana yang belum, serta kapan seluruh kebutuhan itu harus dituntaskan,” tambahnya.

Pembangunan pasar induk ini diharapkan menjadi pusat distribusi barang dan jasa yang mampu meningkatkan efisiensi perdagangan, memperkuat konektivitas ekonomi lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelaku Cuma Wajib Lapor, Polisi Sebut Kasus Penyiraman Air Keras di Johar Baru Siap P21
• 18 jam laludisway.id
thumb
Petugas Haji Indonesia Lakukan Orientasi di Bandara Madinah, Siap Sambut Jemaah
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Menperin: AirTag Made in Batam Sudah Mulai Diekspor ke AS
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Mendiktisaintek Sampaikan Pesan Prabowo, Minta PLTS 100 GW Selesai Tahun Ini
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.