Bank Dunia Minta Maaf soal Proyeksi Ekonomi RI, Purbaya: Akan Saya Buktikan Salah

wartaekonomi.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa World Bank telah menyampaikan permintaan maaf terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai terlalu rendah. Hal itu disampaikan Purbaya usai pertemuannya dengan pihak Bank Dunia pada pekan lalu.

Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026, Bank Dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen pada 2026, turun dari sebelumnya sebesar 4,8 persen.

"Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7 persen, itu World Bank kan ya. Begitu ketemu di sana, dia minta maaf tuh. Dia minta maaf karena dipublish sebelum diskusi dengan bosnya di sana," kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Kendati demikian, dalam pertemuan tersebut, Purbaya tiak meminta revisi atas proyeksi Bank Dunia. Dirinya bertekad akan membuktikan bahwa ekonomi nasional tumbuh lebih tinggi sehingga prpyeksi tersebut salah.

Purbaya juga menyinggung reaksi China yang disebutnya memprotes proyeksi tersebut.

"Jadi China marah, kita nggak marah, cuma saya bilang 'lu forecast-nya terlalu rendah'. 'Jadi gimana kita revisi nggak?' 'Nggak usah, saya akan buktikan bahwa kamu salah'. Dia ketawa, 'ya saya doakan juga' katanya," jelasnya.

Baca Juga: Purbaya Lantik 5 Pejabat Baru Eselon II, Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Krisis Global

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai reformasi untuk memperkuat penerimaan negara. Langkah tersebut mencakup pembenahan di Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta sejumlah kementerian dan lembaga lainnya.

"Jadi saya bilang ke mereka kenapa Indonesia lebih bagus dibanding negara-negara lain? Karena kita sudah melakukan reformasi sebelum pergolakan di global itu terjadi. Sebelum perang, kita sudah perbaiki ekonominya di sini," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Toni Aji Tak Dapat Untung Proyek Website Desa tapi Dibui, Ini Kata Kejati Sumut
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
RUU Perlindungan Saksi & Korban Disahkan, Petisi Ahli Apresiasi Kinerja Ketua LPSK
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Kala Anak Gajah Sumatera Rayakan Ultah Pertama
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Salat Kota Surabaya 22 April 2026
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Matangkan Persiapan Porsenijar, Wakil Bupati Sidrap Tinjau Langsung Kesiapan Lokasi
• 20 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.