JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel membantah pernah meminta satu unit motor Ducati Scrambler dari Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025, Irvian Bobby Mahendro.
Noel mengatakan, Irvian yang lebih dahulu membuka percakapan dan menanyakan hobinya untuk motoran.
“Anda menyampaikan kemarin, kemarin nih, disaksikan dan saya yakin direkam, (dalam sidang kemarin Bobby mengatakan) saya menanyakan anda hobinya apa. Seingat saya, anda yang menanyakan itu, 'Pak Wamen, hobinya apa Pak? Bapak hobi motor ya? Saya tidak pernah nanya hobi anda,” ujar Noel, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Pertanyaan hobi ini disebut berujung Bobby mengirimkan satu unit motor Ducati seharga Rp 600 jutaan ke rumah Noel.
Baca juga: Merasa Punya Koneksi, Noel Ebenezer Sanggupi Bantu Perkara Bobby dan Minta Rp 3 Miliar
Dalam sidang, Noel juga menyinggung ada beberapa motor milik Bobby yang disita KPK.
“Ini fakta loh, ini di BAP. Ada lima Ducati, ada berapa motor besar itu, itu motor Anda atau bukan?" Cecar Noel.
Bobby membenarkan, motor-motornya disita oleh KPK dan uang untuk membelinya berasal dari penarikan uang non teknis yang ditarik dari pihak swasta alias Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).
“Ya, Pak Wamen kan seperti yang tadi sudah disampaikan bahwa untuk membeli motor Ducati dengan harga Rp 600 juta tidak mungkin dengan gaji saya," kata Bobby.
Selain itu, Noel juga membantah pernah meminta uang operasional senilai Rp 1 miliar kepada Bobby.
Noel membantah pernah menyuruh seseorang bernama David untuk meminta uang senilai Rp 1 miliar.