JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar hubungan internaisonal (HI) President University Teuku Rezasyah menyampaikan pandangannya mengenai pernyataan perpanjangan gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dengan Iran oleh Presiden AS Donald Trump.
Menurutnya, dengan pernyataan gencatan senjata tersebut, Trump ingin menguji kesiapan di dalam maupun luar negeri.
"Kalau saya monitor bagaimana headline media massa di Amerika dan di Eropa, itu kelihatannya bahwa Trump ini memang benar-benar mengendalikan perang ini, pada saat yang sama, dia itu sedang menguji kesiapan dalam negeri dan di luar negeri," katanya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Rabu (22/4/2026).
Teuku menilai Trump juga sadar dirinya belum sepenuhnya siap untuk melanjutkan perang dengan Iran.
Ia kemudian menyinggung mengenai para jenderal di AS yang mengkritisi Trump terkait perang dengan Iran.
"Kemudian juga Trump ini pada saat ini sedang mengadu domba Iran dengan negosiatornya yakni Pakistan," ucapnya.
Baca Juga: Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang, Perdana Menteri Pakistan Berterima Kasih ke Donald Trump
Menurutnya, Trump ingin membuat kesan seakan-akan Iran tidak percaya pada Pakistan.
Teuku juga menyorot tim negosiator yang akan dikirimkan oleh AS ke Pakistan untuk berunding dengan Iran. Menurutnya, ada kegoyahan di tim negosiator AS.
"Ini menunjukkan, (Wakil Presiden AS) JD Vance itu akan dikirimkan, kemudian dikatakan tidak jadi dikirimkan, ini kan menunjukkan bahwa Donald Trump ini, tim negosiator AS ini sedang goyah," ucapnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- as
- amerika serikat
- iran
- gencatan senjata
- donald trump
- trump




