Polisi Bongkar Lab Vape Etomidate di Tangerang, 1 WN Malaysia Jadi Tersangka

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya membongkar laboratorium (clandestine lab) pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate. Clandestine ini beroperasi di sebuah apartemen Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial CK (40) yang merupakan warga negara Malaysia.

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika. Setelah melakukan penyelidikan intensif, tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek lokasi pada Jumat (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David, menjelaskan laboratorium rumahan ini memiliki kapasitas produksi yang sangat besar dengan target pasar anak muda di kota-kota besar.

“Kami membongkar clandestine lab home industri pembuatan cartridge vape berisi cairan etomidate, narkotika golongan II yang belakangan marak digunakan kaum remaja perkotaan. Dari barang bukti serbuk etomidate sekitar 2,5 kg, dapat diproduksi hingga sekitar 380 ribu cartridge vape,” kata David dalam keterangannya, Rabu (22/4).

Berdasarkan hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan adanya produksi massal, di antaranya:

Tersangka diduga kuat telah mengedarkan sekitar 1.409 cartridge sebelum akhirnya tertangkap.

“Pembongkaran ini tergolong besar dilihat dari barang bukti yang diamankan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, kami perkirakan 380.996 jiwa yang berpotensi kami selamatkan dari penyalahgunaan narkoba ini," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, meminta masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam memerangi peredaran narkotika, terutama yang disamarkan dalam bentuk likuid vape.

“Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkoba dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika melalui layanan 110. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menyelamatkan generasi bangsa,” tutup Budi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Maulana, Ikut Latsarmil Komcad ASN meski Sempat Tak Diizinkan Istri
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Hoaks! Video aksi demontrasi menuju DPR untuk bubarkan MBG
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
393 Jemaah Calon Haji Kloter Pertama Tiba di Asrama Haji Jakarta Timur | BERUT
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Dugaan Kelalaian pada Bayi Alceo, RSUP M Djamil Padang Masih Lakukan Audit
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Setelah 22 Tahun, UU PPRT Resmi Disahkan: Negara Perkuat Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.