Jalur Sepeda Manggarai Jaksel Jadi Tempat Sampah, Bukti Gagalnya Tata Kota

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Jalur sepeda di Jalan Dr. Saharjo, Manggarai, Jakarta Selatan, kian kehilangan fungsinya sebagai ruang aman bagi pesepeda.

Cat hijau yang menandai jalur selebar satu meter itu mulai luntur, permukaan jalan berlubang dan licin, bahkan sebagian titik berubah fungsi menjadi area parkir liar, lapak pedagang kaki lima (PKL), hingga lokasi penampungan sampah sementara (TPS).

Mirisnya, dua titik jalur sepeda di kawasan tersebut kini kerap dijadikan tempat pengumpulan sampah sebelum diangkut oleh truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta.

Baca juga: Jalur Sepeda Jadi Tempat Sampah di Manggarai Jaksel, Ternyata Ini Penyebabnya

Titik pertama berada persis di samping Pasaraya Manggarai atau di Jalan Bhakti IV. Sedangkan titik kedua berada di depan Halte Bus Manggarai atau Taman Infinia.

Lurah Manggarai Muhamad Arafat mengatakan, dua titik tersebut sebenarnya tidak dialihfungsikan secara permanen menjadi tempat penampungan sampah sementara (TPS).

Menurut dia, lokasi itu hanya digunakan sebagai titik drop sementara sebelum sampah diangkut truk DLH Jakarta. Pengangkutan terpaksa dilakukan di pinggir jalan dan menggunakan jalur sepeda karena akses jalan menuju permukiman cukup sempit.

Truk DLH Jakarta tidak bisa masuk ke setiap RW. Akibatnya, sampah dari rumah warga diangkut petugas menggunakan gerobak lalu dibawa ke titik pengangkutan tersebut.

Di sisi lain, keterbatasan lahan juga menjadi penyebab jalur sepeda digunakan sebagai titik pengangkutan.

"Di kelurahan Manggarai memang tidak ada lahan kosong milik Pemprov DKI Jakarta yang cukup luas untuk bisa digunakan penampungan sampah sementara," ungkap Arafat ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (21/4/2026).

Kegagalan menjaga hak ruang publik

KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Jalur sepeda di Manggarai, Jakarta Selatan, menjadi tempat penumpukan sampah.

Pengamat Tata Kota Universitas Indonesia (UI) M Azis Muslim menyoroti kondisi jalur sepeda di Manggarai yang beralih fungsi menjadi tempat pengangkutan sampah.

"Pertama, bagaimana kita melihat fenomena jalur sepeda yang beralih fungsi menjadi tempat penampungan sampah sementara hanya satu kata, lawan!" Ucap Azis ketika dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Jalur Sepeda Manggarai Tertutup Sampah, Pesepeda: Hak Kami Dirampas

Kondisi ini dinilai sebagai kegagalan pemerintah dalam menjaga hak atas ruang bagi warganya, sekaligus kegagalan dalam menyusun prioritas kebijakan.

Pengamat tata kota itu menilai, dijadikannya jalur sepeda sebagai TPS merupakan bentuk penghapusan fungsi ruang publik. Padahal, jalur tersebut telah didesain, disiapkan, dianggarkan, dan direncanakan sebagai koridor transportasi yang aman dan nyaman.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Jika jalur sepeda digunakan sebagai TPS, maka hal tersebut dinilai sebagai pelanggaran terhadap hak atas ruang publik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April Naik Jadi Rp2,517 Juta per Gram, Buyback Rp2,544 Juta
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Pesan Kapolri pada Koprs Brimob Polri, Ingatkan Harus Selalu Siaga Hadapi Situasi Geopolitik Global
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Sambut Hari Bumi, Pertamina Patra Niaga Gelar Aksi Nyata di Pulau Pramuka
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Ungkap Alasan Pemanggilan Staf PBNU dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
• 3 jam lalumatamata.com
thumb
Mati Lampu, KRL Green Line Sempat Terhenti di Antara Stasiun Kebayoran Lama dan Sudimara
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.