Trump Sebut Iran Kehabisan Uang Akibat Perang Hingga Tak Bisa Gaji Militernya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Menyusul dengan pengumuman perpanjangan masa gencatan senjata dengan Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengunggah serangkaian pernyataan bernada sindiran kepada Iran dan para pengkritiknya.

Dalam unggahan di media sosial miliknya, Truth, Trump menyebut bahwa Iran saat ini dalam keadaan darurat keuangan.

Baca Juga :
Negara-negara Arab Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Buntut Penutupan Selat Hormuz
Negara yang Presidennya Sahabat Jokowi Mau Buang Dolar AS, Pakai Yuan China

”Iran sedang runtuh secara finansial!,” tulis Trump dikutip dari laman Al Jazeera, Rabu 22 April 2026.

Tak hanya itu saja, Trump juga mengklaim bahwa Iran memohon kepadanya agar blokade Selat Hormuz dibuka. Hal ini menyusul dengan keputusan Trump yang tetap memblokade jalur penting itu meski masa gencatan senjata diperpanjang.

“Iran ingin Selat Hormuz segera dibuka,” kata Trump.

Ia juga mengklaim bahwa Iran saat ini telah kehabisan uang sebab setiap harinya negara tersebut harus mengeluarkan uang senilai 500 juta dolar atau setara Rp 7,75 triliun. Alhasil kata Trump militer dan anggota polisi di Iran belum mendapatkan gaji mereka.

”Iran kehabisan Uang! Kehilangan 500 juta dolar setiap hari. Militer dan kepolisian Iran mengeluhkan belum menerima gaji. SOS!!!,” tulis Trump.

Sebagai informasi beberapa jam lalu, Donald Trump memutuskan unntuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran. Keputusan ini disebut diambil atas permintaan mediator dari Pakistan yang mendorong AS menunda serangan militer.

Gencatan senjata yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Rabu kini diperpanjang tanpa batas waktu yang jelas.

”Saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan blokade dan dalam semua hal lainnya tetap siap dan mampu. Oleh karena itu, kami akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka diajukan dan diskusi diselesaikan dengan satu atau lain cara,” kata Trump di akun media sosial Truth miliknya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perpanjangan gencatan senjata bersifat terbuka, setidaknya dari pihak Amerika Serikat, sambil menunggu langkah konkret dari Iran dalam proses diplomasi.
 

 

Baca Juga :
Donald Trump Dinilai Tak Konsisten, AS Terjabak Situasi Buntu
Iran Gelar Parade Rudal saat Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Sinyal Lanjutkan Perang?
Iran Tolak Perpanjangan Gencatan Senjata, Siap Ambil Langkah Militer

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kunker Gubernur Pramono ke Tiga Negara, Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030
• 2 jam laludisway.id
thumb
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Kamis, 23 April 2026: Siang hingga Malam Berpotensi Hujan Ringan
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Denda Rp 91 Juta dan Larangan Masuk Saudi Selama 10 Tahun bagi Jamaah Haji Ilegal
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
DPR Akhirnya Sahkan RUU PRT
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Mau Investasi Crypto? Sekarang Bisa Lewat Voucher TRIV di Indomaret
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.