Lombok Tengah (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Lombok menyatakan sebanyak 393 calon haji dan petugas haji kelompok terbang (kloter) pertama asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tiba di Makkah , setelah diberangkatkan menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED), Arab Saudi pada, Rabu pukul 03.04 WITA.
“Penerbangan haji kloter pertama embarkasi Lombok pada hari ini berjalan dengan lancar," kata General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Aidhil Philip Julian di Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan Bandara Lombok resmi melayani penerbangan perdana embarkasi haji lombok 1447 H/2026 yang mulai berlangsung pada Rabu (22/04). Jamaah calon haji asal Kabupaten Lombok Timur ini diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor registrasi PK-GIC, jenis Boeing 777-300ER pada nomor penerbangan GA5101.
"Penyelenggaraan Embarkasi Haji Lombok tahun ini direncanakan berlangsung dalam 15 kelompok terbang (kloter) dan seluruh penerbangan embarkasi dilayani oleh Garuda Indonesia dengan menggunakan jenis pesawat yang sama," katanya.
Aidhil menyampaikan bahwa seluruh kesiapan operasional telah dilakukan secara optimal guna memastikan kelancaran proses keberangkatan jamaah.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah calon haji. Berbagai peningkatan fasilitas dan layanan telah kami siapkan guna mendukung kenyamanan, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat peningkatan layanan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana jamaah kini dapat memanfaatkan eskalator serta tersedia fasilitas elevator bagi pengguna kursi roda di area kedatangan internasional bandara, dan proses boarding ke pesawat dilakukan melalui garbarata, sehingga lebih aman dan nyaman.
"Hal ini sejalan dengan tagline “Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”," katanya.
Selain itu, bandara juga melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi kepadatan pengantar jamaah, di antaranya penyediaan area khusus untuk menyaksikan siaran langsung keberangkatan yang difasilitasi oleh Kementerian Haji dan Umrah, serta berkoordinasi dengan Polda NTB dalam hal pengamanan di area bandara serta Dinas Perhubungan terkait dengan pengaturan arus pengantar di area bandara.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, manajemen Bandara Lombok juga menempatkan personel Airport Security (Avsec) beserta peralatan pendukung untuk melaksanakan pemeriksaan keamanan penumpang dan barang bawaan di Asrama Haji Lombok, Kota Mataram.
"Dengan dilaksanakannya proses screening di asrama haji, setibanya jamaah di bandara dapat langsung melaksanakan proses boarding ke pesawat," katanya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pihaknya optimistis penyelenggaraan embarkasi haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh jamaah.
“Penerbangan haji kloter pertama embarkasi Lombok pada hari ini berjalan dengan lancar," kata General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Aidhil Philip Julian di Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan Bandara Lombok resmi melayani penerbangan perdana embarkasi haji lombok 1447 H/2026 yang mulai berlangsung pada Rabu (22/04). Jamaah calon haji asal Kabupaten Lombok Timur ini diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor registrasi PK-GIC, jenis Boeing 777-300ER pada nomor penerbangan GA5101.
"Penyelenggaraan Embarkasi Haji Lombok tahun ini direncanakan berlangsung dalam 15 kelompok terbang (kloter) dan seluruh penerbangan embarkasi dilayani oleh Garuda Indonesia dengan menggunakan jenis pesawat yang sama," katanya.
Aidhil menyampaikan bahwa seluruh kesiapan operasional telah dilakukan secara optimal guna memastikan kelancaran proses keberangkatan jamaah.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah calon haji. Berbagai peningkatan fasilitas dan layanan telah kami siapkan guna mendukung kenyamanan, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat peningkatan layanan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana jamaah kini dapat memanfaatkan eskalator serta tersedia fasilitas elevator bagi pengguna kursi roda di area kedatangan internasional bandara, dan proses boarding ke pesawat dilakukan melalui garbarata, sehingga lebih aman dan nyaman.
"Hal ini sejalan dengan tagline “Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”," katanya.
Selain itu, bandara juga melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi kepadatan pengantar jamaah, di antaranya penyediaan area khusus untuk menyaksikan siaran langsung keberangkatan yang difasilitasi oleh Kementerian Haji dan Umrah, serta berkoordinasi dengan Polda NTB dalam hal pengamanan di area bandara serta Dinas Perhubungan terkait dengan pengaturan arus pengantar di area bandara.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, manajemen Bandara Lombok juga menempatkan personel Airport Security (Avsec) beserta peralatan pendukung untuk melaksanakan pemeriksaan keamanan penumpang dan barang bawaan di Asrama Haji Lombok, Kota Mataram.
"Dengan dilaksanakannya proses screening di asrama haji, setibanya jamaah di bandara dapat langsung melaksanakan proses boarding ke pesawat," katanya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pihaknya optimistis penyelenggaraan embarkasi haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh jamaah.





