MIND ID Pastikan Praktik Berkelanjutan di Tambang

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menyatakan penerapan prinsip keberlanjutan dilakukan di seluruh wilayah operasional untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID Tedy Badrujaman mengatakan praktik pertambangan yang baik menjadi dasar dalam menjaga kinerja lingkungan dan sosial. Penerapan keberlanjutan dilakukan sejak tahap perencanaan, operasional, hingga pemulihan.

“Kalau berusaha harus memperhatikan kondisi alam sekitar. Ini adalah komitmen sesuai dengan aturan yang ada, dan bahkan kita mencoba lebih dari aturan yang ada. Apa pun yang kita jalankan adalah untuk lingkungan tempat hidup kita,” kata Tedy dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, anggota Grup MIND ID tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan melalui berbagai program berbasis inovasi dan pelibatan masyarakat.

Sebagai contoh, PT Timah (Persero) Tbk. menjalankan program pemanfaatan lahan bekas tambang ilegal di Muntok untuk kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk usaha pangan, pengolahan limbah, serta pengembangan UMKM seperti batik dan produk olahan.

Selain itu, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di Desa Kuta Tanjung melalui pendekatan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Program ini menyasar kelompok rentan, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan pemuda.

Baca Juga

  • MIND ID Bukukan Laba Bersih Rp29 Triliun pada 2025
  • Grup MIND ID Komitmen Pacu Hilirisasi Komoditas
  • MIND ID-Agrinas Diberi Mandat Ambil Alih Konsesi 28 Perusahaan Perusak Lingkungan

Program tersebut menghasilkan pendapatan Rp2,9 miliar, mengelola 28.625,8 kilogram sampah, serta berkontribusi pada penurunan emisi sebesar 11.494 ton CO2 ekuivalen.

Kedua program tersebut memperoleh PROPER Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Tedy menambahkan kegiatan pertambangan memang berdampak pada perubahan bentang alam, tetapi praktik ini dapat dikendalikan melalui pengelolaan dan pemulihan yang terintegrasi.

“Kami berupaya memastikan bagaimana kegiatan tambang diikuti dengan berbagai upaya pengendalian dan pemulihan yang sesuai kaidah, dan bahkan lebih jauh lagi untuk dapat menjaga kelestarian alam dengan inovasi sosial yang tepat,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.773 ASN Resmi Ikuti Latsarmil Komcad, Bakal Digembleng Selama 45 Hari
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Rossa Buka Suara Soal Somasi Akun Hoaks, Singgung Bahaya Kebebasan Berkomentar Tanpa Batas
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Kapolres Nias Selatan Sambut Hangat Kontingen Karate Berprestasi di Piala Kadispora Sumut 2026
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Gubernur Khofifah Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya, Pesan Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Wall Street Babak Belur kala Investor Pesimistis AS–Iran Tak Kunjung Damai
• 10 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.