Kapal RI Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Sugiono: Makin Kompleks karena Situasi Internal Iran

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA  -- Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan negosiasi perjalanan dua kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz masih terus berlangsung. Situasi menjadi semakin kompleks karena situasi internal dalam negeri di Iran.

Kemenlu terus melakukan pembicaraan untuk meloloskan dua kapal Pertamina yang mengangkut dua juta barel minyak mentah itu.

Baca Juga
  • Pakar Hukum Soroti Pemda Ingin Berlakukan Pajak Air Permukaan
  • Laporan Intelijen: Iran Masih Punya Ribuan Rudal untuk Serang Pangkalan AS
  • Indonesia Berpotensi Dapat Pemasukan dari Selat Malaka, Ini Kata Menkeu

"Permasalahannya menjadi semakin kompleks dengan situasi internal yang terjadi di Iran sendiri. Karena kadang-kadang apa yang menjadi policy dari atas itu tidak serta-merta bisa diimplementasikan di lapangannya. Itu yang sedang dicari penyelesaiannya seperti apa," ujar Menlu.

Tidak hanya itu, terdapat juga perkembangan terkait dengan syarat untuk dapat melintasi Selat Hormuz yang masih dinegosiasikan. Pertemuan diinisiasi Inggris dan Prancis dengan lebih 20 negara pekan ini untuk mengembangkan strategi terkoordinasi guna membuka kembali Selat Hormuz yang sangat vital untuk pelayaran.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Jadi, saya mewakili Bapak Presiden hadir secara daring di rapat tersebut. Yang intinya, pertama bahwa negara-negara yang ikut di dalam konferensi tersebut menolak segala jenis pemungutan fee atau tol yang bagi kapal-kapal yang lewat di Hormuz. Karena hal tersebut bertentangan dengan apa yang dikenal dengan freedom of navigation," katanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Larut Malam, Seskab Teddy Terima Dirjen Imigrasi Bahas Proses Keimigrasian
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Gibran Cek Pembangunan Rusun ASN di Papua Tengah, Tiap Unit sudah Diisi Perabotan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya Tolak Pinjaman IMF dan Bank Dunia, APBN Indonesia Masih Aman
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gaya Para Pemain The Devil Wears Prada 2 di World Premiere
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
5 Berita Populer: D4vd Didakwa atas Pembunuhan; Fuji Depresi
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.