VIVA – Persija Jakarta bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Stadium, Gianyar, Bali, Rabu 22 April 2026.
Hasil tersebut didapat setelah Persija gagal memaksimalkan dua peluang penalti, termasuk satu yang berhasil digagalkan kiper PSIM, Cahya Supriadi.
PSIM membuka keunggulan cepat pada awal pertandingan melalui gol Norberto Ezequiel Vidal pada menit keempat, memanfaatkan serangan balik dari umpan Savio Sheva. Persija kemudian merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-18 lewat penalti yang dieksekusi Allano.
- Dok. Persija
Persija kembali mendapat peluang emas untuk berbalik unggul pada menit ke-39 setelah wasit menunjuk titik putih usai pelanggaran terhadap Allano. Namun, eksekusi penalti Maxwell gagal berbuah gol setelah mampu dibaca dan ditepis oleh Cahya Supriadi.
Sepanjang pertandingan, Persija tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen dan mencatatkan 12 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, PSIM lebih mengandalkan serangan balik dan hanya mencatatkan dua tembakan.
Pada babak kedua, Persija terus menekan pertahanan PSIM yang tampil lebih disiplin dan rapat. Sejumlah peluang diciptakan, termasuk tembakan Rayhan Hannan yang membentur mistar serta upaya Jena Mota di masa injury time yang masih mampu diblok lini pertahanan lawan.
Meski terus menekan hingga akhir laga, Persija gagal mencetak gol tambahan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Persija masih tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 59 poin, tertinggal 4 poin dari Borneo FC di posisi kedua, dan terpaut 6 poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.





