JAKARTA, KOMPAS.com - Sutoyo (59), warga Jakarta Timur, berharap anaknya lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Harapan itu disampaikan Sutoyo saat menunggu anaknya yang sedang menjalani tes di UNJ, Rabu (22/4/2026) siang.
Sang anak memilih jurusan Biologi Murni dan Pendidikan Biologi di UNJ.
Baca juga: Di Balik UTBK 2026, Ada Orangtua yang Rela Tinggalkan Kerja demi Dampingi Anak
"Harapannya lolos, karena khawatir juga kalau kuliah ke luar kota, anak satu-satunya, ibunya juga enggak bolehin," ujar Sutoyo saat ditemui UNJ, Rabu.
Setelah tidak lolos melalui jalur prestasi, anaknya semakin giat belajar dan mengikuti banyak try out.
"Kalau persiapan sih ya biasa, sama dari modul-modul yang itu, yang dari les-les itu, terus try out itu tiap hari, Kadang belakangan ini malah sehari bisa dua kali try out," jelasnya.
Sementara itu, orangtua lainnya, Rahmat Fuadi (48), warga Bekasi, mengaku kasihan melihat anaknya mempersiapkan diri menghadapi UTBK.
Ia berharap anaknya lolos di salah satu universitas yang diidamkan, yakni jurusan kesehatan di Universitas Padjadjaran (Unpad) atau Farmasi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Kalau persiapan sih sebenarnya saya kasihan juga sama dia. Ya benar-benar panas ini otaknya dia. Memang berbarengan dengan ujian pondok, ujian pondok pesantren itu berbarengan," ucapnya.
Hingga saat ini, anaknya masih tinggal di pondok pesantren di Bogor.
Oleh karena itu, untuk mengikuti tes kali ini, anaknya harus meminta izin terlebih dahulu.
Baca juga: Gagal UTBK, Michiko Justru Lolos PPKB UI Jurusan HI Berkat Restu Ibu
"Semalam baru dijemput karena lagi ujian-ujian praktik di sana. Selesai ujian di UNJ langsung pulang ke Bekasi rumah saya, habis itu diantar ke Bogor," jelas dia.
Sebelumnya, UTBK SNBT 2026 telah dimulai sejak 21 April 2026, salah satunya digelar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Selasa (22/4/2026) siang, sejumlah orangtua tampak menunggu anak-anak mereka yang sedang menjalani tes di kawasan kampus UNJ.
Para orangtua terlihat menunggu di tenda yang disediakan panitia hingga di selasar kampus yang tidak jauh dari gedung pelaksanaan ujian.
Sebagian dari mereka mengisi waktu dengan tidur atau bermain ponsel, mengingat durasi tes berlangsung hingga tiga jam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




