Negara Muslim Kaya Nuklir Siaga Penuh Jelang Nego Baru Perang AS-Iran

cnbcindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita
1/6

Keamanan di ibu kota Pakistan, Islamabad, meningkat Selasa-Rabu (22/4/2026). Pakistan memberlakukan sejumlah pembatasan di pusat-pusat kota. (REUTERS/Akhtar Soomro)

2/6

Peningkatan pengamanan di negara "kaya" nuklir itu, terkait rencana perundingan putaran kedua antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dijadwalkan di kota tersebut. (REUTERS/Akhtar Soomro)

3/6

Sejumlah petugas keamanan dilaporkan siaga di sejumlah titik penting, termasuk hotel tempat delegasi menginap. Delegasi AS mengatakan akan datang ke Islamabad meski Iran belum mengonfirmasi. (REUTERS/Akhtar Soomro)

4/6

Sebenarnya, rencananya perundingan putaran kedua negara menemui jalan buntu. Gencatan senjata sendiri akan berakhir hari ini malam waktu AS, meski diperpanjang Presiden Donald Trump. (REUTERS/Akhtar Soomro)

5/6

"Saya telah menyetujui permintaan Pakistan 'untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,'" kata Trump, Selasa waktu AS, sebagaimana dilansir Reuters. (REUTERS/Akhtar Soomro)

6/6

Ia menambahkan bahwa gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua pekan akan tetap diperpanjang hingga Iran menyerahkan proposal resminya dan pembicaraan selesai, "dengan satu atau lain cara". REUTERS/Akhtar Soomro)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Berencana Kirim WNI Ikut Program Kosmonot di Rusia
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Pembangunan Hingga Edukasi Ketahanan Pangan Jadi Rangkaian Program TMMD ke-128 Berlangsung di Cilegon
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Komplotan Ganjal ATM di Jaktim Sudah 7 Kali Beraksi, Ada yang Residivis
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pengacara Nadiem Ungkap Alasan Kompak Tak Hadir di Sidang Chromebook
• 9 jam laludetik.com
thumb
Kasus Korupsi di Bea Cukai: KPK Geledah Safe Deposit Box, Sita Aset Senilai Rp2 Miliar
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.