Pemerintah Genjot PSEL, Target Kurangi 33.000 Ton Sampah per Hari

tvrinews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Alfin

TVRINews, Jakarta

Pemerintah mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya mengatasi krisis sampah nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebutkan, program ini menjadi salah satu solusi utama menghadapi tingginya volume sampah yang mencapai sekitar 140 ribu ton per hari di seluruh Indonesia.

“PSEL ditargetkan dapat mengurangi timbulan sampah sekitar 33.000 ton per hari pada 2029 atau setara 22,48 persen dari total timbulan sampah nasional,” kata Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Program PSEL memanfaatkan teknologi termal seperti insinerasi untuk mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi listrik. Pembangunan difokuskan di wilayah perkotaan dengan timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari.

Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 menjadi dasar percepatan pembangunan PSEL di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan pembangunan di 30 lokasi atau aglomerasi di 61 kabupaten dan kota hingga 2029.

Setiap fasilitas PSEL dirancang memiliki kapasitas pengolahan lebih dari 1.000 ton sampah per hari. Secara keseluruhan, kapasitas nasional ditargetkan mencapai 33.000 ton per hari.

Selain mengurangi beban sampah di tempat pembuangan akhir, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menurunkan risiko penyakit di sekitar area TPA.

“Dalam jangka panjang, keberadaan PSEL diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, serta memperkuat peran daerah dalam mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon,” ujar Qodari.

Dari sisi energi, setiap fasilitas PSEL berkapasitas 1.000 ton sampah per hari berpotensi menghasilkan listrik sekitar 25 megawatt. Selain itu, program ini juga membuka peluang investasi, penciptaan lapangan kerja, serta transfer teknologi pengolahan sampah.

Pada tahap awal, pemerintah menargetkan groundbreaking lima proyek PSEL pada Juni 2026 di Kota Bekasi, Kota Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Bandung Raya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! Ini Cara Pelaku Menyalahgunakan BBM dan LPG Subsidi
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Kejati Usut Dugaan Korupsi PT ABM, Wagub Banten Sebut Uang Puluhan Miliar Raib
• 16 jam laludetik.com
thumb
Ini Dia Tampang Gahar Yamaha TMax Tech Max, Harga Legit Tiga Digit
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis untuk Ojol Perempuan
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi Bocah Hanyut saat Berenang di Kali Ciliwung
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.