Tuntut Hak Korban Banjir, HMI Bireuen Siap Kawal Aksi Jilid III Koalisi Gerakan Sipil

realita.co
4 jam lalu
Cover Berita

BIREUEN (Realita) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menyatakan dukungannya terhadap rencana aksi Jilid III yang akan digelar oleh Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen.

Dukungan tersebut disampaikan setelah melihat minimnya respons pemerintah daerah terhadap petisi yang diajukan terkait pemenuhan hak-hak korban banjir.

Baca juga: Diduga Imbas Pemberitaan, Pemilik Akun Facebook Anderson Ancam Bunuh Wartawan di Bireuen

Ketua HMI Bireuen, Fakhrurrazi menilai, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah (Pemda) dalam menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan oleh Koalisi Gerakan Sipil. Padahal, persoalan yang diangkat menyangkut kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.

“Kami melihat tidak ada keseriusan dari pemerintah dalam merespons petisi tersebut. Ini menjadi alasan kuat bagi kami untuk mendukung aksi lanjutan yang akan dilakukan,” ujar Fakhrurrazi kepada awak media, Rabu (22/04/2026).

Menurutnya, janji yang sebelumnya disampaikan oleh Bupati Bireuen untuk menandatangani petisi dalam waktu yang dijanjikan, belum juga direalisasikan hingga kini. Hal ini dinilai mencerminkan kurangnya komitmen terhadap penyelesaian persoalan kemanusiaan.

Baca juga: Bupati Bireuen Diduga Ingkar Janji, Koalisi Gerakan Sipil Ajak Semua Pihak Gabung dalam Aksi Jilid III

HMI Bireuen juga menegaskan, aksi Jilid III merupakan bentuk kontrol sosial yang sah dan penting dalam mendorong pemerintah agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami mendukung penuh aksi Jilid III dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal isu ini demi terpenuhinya hak-hak korban banjir,” tegasnya sembari mengaku siap menjadi bagian dalam aksi tersebut.

Baca juga: Tolak Teken Petisi, Bupati Bireuen Dinilai Tak Peduli Nasib Korban Banjir

Sementara itu, diketahui bahwa Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen, terus melakukan konsolidasi guna mempersiapkan aksi lanjutan. Mereka berharap semakin banyak pihak yang bergabung untuk memperkuat tuntutan kepada pemerintah daerah.

Isu pemenuhan hak korban banjir di Kabupaten Bireuen, juga diketahui hingga saat ini masih menjadi perhatian berbagai pihak, karena dinilai belum mendapatkan penanganan yang adil dan merata. (rel)

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI Resmi Kembalikan Seluruh Dana Umat Paroki Aek Nabara Rp28 Miliar
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
SETARA Institute rilis Indeks Kota Toleran 2025, Salatiga tertinggi
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
BRI Super League: Jelang Lawan Arema FC, Bojan Hodak Akui Pemain Persib Masih Kelelahan
• 7 jam lalubola.com
thumb
Kementan Siapkan Strategi Hadapi Kemarau 2026
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Wali Kota Makassar Support Spirit of Samurai Part IV Hadir di Makassar, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal
• 16 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.