Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Dalam kunjungan itu, Teddy menyoroti masih adanya anak-anak yang belum mengenyam pendidikan meski lokasinya dekat dari pusat kota.
"Tadi saya dari kantor mungkin lima kilometer jaraknya. Tetapi ternyata dalam lima kilometer itu masih ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah, bahkan belum pernah sekolah," kata Teddy di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) penjompongan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Menurut Teddy, kondisi tersebut menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah pun menggagas program Sekolah Rakyat melalui Kementerian Sosial untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.
"Keinginan Bapak Presiden bagaimana caranya agar seluruh anak Indonesia punya kesempatan melalui pendidikan yang layak, sehingga bisa memperbaiki kehidupan ke depan," ujarnya.
Sekolah Rakyat ini, lanjut Teddy, tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga menjamin kebutuhan dasar siswa. Mulai dari tempat tinggal, makanan bergizi, hingga layanan kesehatan.
"Percayalah di tempat ini nanti anak-anak akan dijamin tempat tinggalnya, makanannya, gizinya, kesehatannya, serta mendapat pendidikan yang sangat layak," ucapnya.
(bel/maa)





