Jakarta, tvOnenews.com - Peristiwa tragis menimpa sejumlah petani di Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Seorang petani dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara dua orang lainnya menderita luka serius setelah tersambar petir pada Rabu (22/4) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.
Insiden ini terjadi di Dusun Lurah, Kecamatan Tilatang Kamang, Agam.
Menurut keterangan Wali Jorong Tiga Kampung Nagari Gadut, Nevrigon, kejadian bermula saat para korban sedang beristirahat dan mencari perlindungan di sebuah tenda di tengah area persawahan setelah menyelesaikan kegiatan memanen padi.
“Saat hujan turun disertai petir, mereka berteduh di dalam tenda. Tiba-tiba petir menyambar dan mengenai tiga orang di dalam tenda. Satu orang meninggal dunia di lokasi dan dua lainnya selamat,” jelas Nevrigon.
Korban jiwa dalam peristiwa ini teridentifikasi sebagai Syafrinaldi (51), warga Balai Panjang, Jorong III Kampung, Nagari Gadut.
Syafrinaldi dilaporkan mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian akibat luka bakar serius pada bagian dada.
Dua korban lainnya yang selamat, yakni Debi Andika Saputra (30) asal Mata Air dan Erizal M (62) asal Balai Panjang, kini sedang mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit.
Keduanya dilaporkan mengalami gangguan pada indra pendengaran sebagai dampak dari sambaran kilat tersebut.
“Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans Nagari Gadut dan ambulans Masjid Baiturahman Balai Panjang," tutur Nevrigon.
Upaya penyelamatan segera dilakukan sesaat setelah kejadian dengan mengerahkan armada ambulans setempat guna memastikan para korban luka mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. (ant/dpi)




