jakarta.jpnn.com - Wakil Presiden Gibran Rakabumig Raka menyoroti minimnya penerangan di salah satu kelas di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Gibran menyoroti hal itu meninjau Sentra Pendidikan di Mimika, Selasa (21/4).
BACA JUGA: PP HIMMAH Dukung Prabowo-Gibran Berantas Oligarki, Jaga Kedaulatan NKRI
Saat itu Gibran mengunjungi SD Negeri, SMP Negeri, dan SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan.
Anak mantan Prsiden Joko Widodo (Jokowi) itu berinteraksi langsung dengan para siswa dan tenaga pendidik.
BACA JUGA: Kaget Pembuatan Noken Papua Lama, Wapres Gibran: Hah, Setahun?
"Gelap sekali ruangan kelasnya. Listriknya mati, Pak Guru?" tanya Gibran.
Sambil melihat langit-langit kelas, Gibran menyadari hanya ada satu lampu yang berfungsi dalam ruangan itu sehingga tampak kurang cahaya meskipun jendela sudah dibuka.
BACA JUGA: Driver Ojol Curhat ke Gibran Tetap Bekerja Meski Pakai Tongkat, Lalu Dapat Sembako
Dalam tinjauannya, Gibran mengunjungi sejumlah fasilitas kelas, termasuk laboratorium IPA dan informatika.
Saat berada di laboratorium informatika, Gibran menaruh perhatian pada materi pembelajaran yang diberikan kepada siswa kelas 10 SMA tersebut, khususnya terkait program materi formula para Microsoft Excel.
"Belum diajarkan materi formula, ya? Input angkanya masih manual, enggak pakai formula? Kapan diajarkan?" tanya Gibran.
"Akan diajarkan di kelas 11 Bapak," jawab Nurhayati, yang sudah menjadi Guru Informatika selama 1 tahun 4 bulan, di SMAN tersebut. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




