Mulai dari Rumah, Ini Gerakan Sederhana Selamatkan Lingkungan

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar.

Kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari justru dapat memberikan dampak nyata bagi kelestarian bumi jika dilakukan secara konsisten.

Selama ini, daur ulang kerap dianggap sebagai solusi utama dalam mengatasi persoalan lingkungan. Padahal, pengelolaan sampah yang ideal tidak berhenti pada recycle, melainkan diawali dengan upaya mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya.
 

Baca Juga :

Begini Sejarah Hari Bumi yang Diperingati Setiap 22 April
  Menerapkan Prinsip 3R dari Rumah Salah satu langkah paling mendasar adalah menerapkan prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle.
  • Reduce: mengurangi penggunaan barang sekali pakai, terutama produk dengan kemasan berlebih
  • Reuse: menggunakan kembali barang yang masih layak pakai
  • Recycle: mendaur ulang sampah agar dapat dimanfaatkan kembali
Penerapan prinsip ini dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membiasakan memilah sampah organik dan anorganik di rumah. Pemisahan tersebut akan mempermudah proses pengolahan serta meningkatkan potensi daur ulang.

Selain itu, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai juga menjadi langkah penting dalam gaya hidup ramah lingkungan. Kebiasaan seperti membawa botol minum sendiri, menggunakan tas belanja kain, serta menghindari sedotan plastik dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama. Kelola Sampah Organik dan Hemat Energi Upaya menjaga lingkungan juga dapat dilakukan dengan mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Sisa makanan, daun kering, dan limbah dapur dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Tak hanya itu, penghematan energi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Langkah sederhana seperti mematikan listrik saat tidak digunakan, menghemat air, serta menggunakan transportasi umum, berjalan kaki, atau bersepeda dapat membantu menekan emisi karbon.

Bagi masyarakat yang memiliki lahan, menanam pohon atau tanaman di sekitar rumah juga menjadi kontribusi sederhana untuk menjaga kualitas udara sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Jessica Nur Faddilah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral di Medsos, Pekerja Kreatif Karo Toni Aji Anggoro Dipenjara Gegara Bikin Website
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Jakarta Besok Jumat 24 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Siang hingga Malam
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
HGI City Cup 2026 Surabaya Fest: Mollucan Soul dan Nella Kharisma Siap Meriahkan Grand City Mall
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Penjelasan Imigrasi Depok soal WNA Inggris Tewas Tergantung di Toilet
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Warganet Keluhkan Mati Listrik di Sejumlah Wilayah Jakarta, PLN Buka Suara
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.