JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan rute alternatif dalam penyelenggaraan angkutan haji 1447H/2026M guna memastikan kelancaran penerbangan jemaah haji di tengah potensi gangguan jalur udara internasional.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut, seluruh pesawat yang digunakan untuk memberangkatkan jemaah haji telah melalui ramp inspection dan dinyatakan laik udara.
Pihaknya juga telah menjamin keselamatan penerbangan.
BACA JUGA:Deretan Aplikasi Ilegal Celah Kecurangan UTBK SNBT 2026, Pengawas Gunakan Metal Detector
Selain keselamatan penerbangan, Dudy juga menegaskan, Kemenhub menyiapkan rute cadangan.
Hal ini menjadi bagian penting untuk menjamin kelancaran perjalanan jemaah.
terutama mengingat tingginya volume penerbangan haji serta potensi dinamika kondisi global yang dapat memengaruhi jalur udara internasional.
"Kami juga menyiapkan rute alternatif sebagai langkah mitigasi jika terjadi gangguan pada jalur utama penerbangan," tutur Menhub Dudy saat melepas keberangkatan jemaah haji kloter pertama di Terminal 2F Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu 22 April 2026.
Pelepasan tersebut menandai dimulainya operasional penerbangan haji tahun ini yang telah dipersiapkan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi layanan dan fasilitas, tetapi juga strategi mitigasi perjalanan udara.
BACA JUGA:Kuasa Hukum Kompak Absen di Sidang Nadiem Makarim, Pengamat Ungkap Obstruction of Justice
Selain aspek rute, kata dia, pemerintah juga memastikan kesiapan fasilitas di Terminal 2F yang difungsikan sebagai terminal khusus haji.
Terminal ini dilengkapi layanan Mecca Route yang memungkinkan proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan sejak di Indonesia, sehingga mempercepat alur keberangkatan.
Sebanyak 393 jemaah yang tergabung dalam kloter Banten 1 diberangkatkan menggunakan penerbangan GA 7302 menuju Madinah.
Penerbangan haji dari terminal ini dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
Dudy menegaskan, seluruh armada yang digunakan telah melalui proses pemeriksaan ketat guna memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.
- 1
- 2
- »





