JAKARTA, DISWAY.ID - Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua pelaku jambret ponsel milik Warga Negara Jerman di Pasar Baru yang viral di media sosial.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Minggu, 19 April 2026 di depan Pos Bloc Jakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
BACA JUGA:WNA Jerman Dijambret di Pasar Baru, HP Samsung S23 Raib Dirampas Pemotor
Keduanya dicokok di kediaman masing-masing di wilayah Koja, Jakarta Utara, usai buron selama tiga hari.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku berinisial F dan Y. Dalam visual yang diterima Disway.id, kedua pelaku tampak masih berusia remaja.
"Benar. Sudah kami amankan di kediamannya di Koja, Jakarta Utara," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra kepada Disway, Kamis, 23 April 2026.
Duo Jambret viral itu ditangkap pada Rabu, 22 April 2026 malam. Roby menambahkan bahwa keduanya sempat mencoba melarikan diri, tetapi berhasil diamankan petugas.
Saat diperiksa, tersangka F berperan sebagai joki atau pengendara motor. Sementara tersangka Y yang diboncengnya bertindak sebagai eksekutor penjambretan.
“Peran masing-masing pelaku sudah jelas. F sebagai pengemudi, sedangkan Y yang melakukan penjambretan. Keduanya kami amankan di wilayah Koja setelah dilakukan pengejaran,” ujar Roby.
Hasil Curian DijualFakta lain yang didapat polisi di antaranya hasil curian itu mereka jual. Kedua tersangka menjual ponsel milik korban yakni seorang WNA asal Belanda yang bekerja di Jerman kepada seorang ketua RT.
BACA JUGA:Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Rp119 T Lawan Hary Tanoe dan MNC
Mirisnya, ponsel Samsung S23 itu dijual seharga Rp 2,5 juta. Uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari serta membeli narkoba.
Berkat kerja cepat dan tanggap kepolisian, korban bernama Robin mengapresiasi. Ia tak menyangka ponselnya yang dijambret bisa kembali setelah ia melapor.
Robin menyampaikan apresiasi kepada kepolisian Indonesia atas pengungkapan kasus ini yang telah tanggap mengungkap kasus yang viral di media sosial.
“Saya sangat berterima kasih kepada polisi Indonesia. Saya tidak menyangka ponsel saya bisa kembali. Ini sangat membantu saya sebelum kembali ke Belanda,” ujar Robin.
- 1
- 2
- 3
- »





