Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Horsens
Tunggal Putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam menyesuaikan diri dengan lapangan. Ia menilai pengalaman bertanding di Eropa sebelumnya menjadi faktor penting dalam proses adaptasi.
“Sejauh ini sih oke saja semua, tadi juga latihan dapat ritmenya meskipun hanya sedikit waktu,” ujar Ginting dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Kamis, 23 April 2026.
Menurutnya, karakter arena di Horsens tidak jauh berbeda dengan venue turnamen beregu yang pernah ia jalani sebelumnya, seperti pada edisi 2021. Kala itu, ia tergabung dalam tim yang sukses menjadi juara.
Selain Ginting, juga ada Jonatan Christie, Fajar Alfian tergabung dalam skuad itu, serta Hendra Setiawan yang kini memainkan peran berbeda. Kini, ia berperan sebagai pelatih ganda putra mendampingi Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Ishafani.
“Karena waktu 2021 juga Sudirman dan Thomas Uber, arenanya tidak begitu besar. Tidak seperti kalau turnamen-turnamen di Asia, jadi ya oke saja semua,” ucap Ginting.
Sebelumnya, Tim Bulutangkis Indonesia mulai menjajal arena pertandingan Piala Thomas & Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, yang telah membuka sesi latihan resmi bagi para peserta, Kamis, 23 April 2026 waktu Tanah Air.
Dalam kesempatan tersebut, tim Indonesia mendapat alokasi waktu latihan selama 60 menit di lapangan tiga dan 30 menit di lapangan dua. Meski durasinya terbatas, para pemain tetap memaksimalkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi arena.
Secara keseluruhan, arena pertandingan di Forum Horsens hanya memiliki tiga lapangan dengan kapasitas penonton sekitar 4.000 orang. Kondisi ini membuat atmosfer pertandingan terasa lebih dekat dan berbeda dibandingkan turnamen besar di Asia.
Pengalaman menghadapi situasi serupa membuat Ginting bisa lebih cepat menemukan ritme permainan, meskipun waktu latihan yang diberikan tidak terlalu panjang.
Tim Thomas Indonesia sendiri tergabung di Grup D bersama Aljazair, Tailan, dan Prancis. Turnamen Piala Thomas & Uber 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026, dengan Indonesia menargetkan final bagi tim Thomas dan semifinal untuk tim Uber.
Editor: Redaksi TVRINews





