BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca Antisipasi Karhutla saat Kemarau

okezone.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sinergi dalam upaya melindungi hutan Indonesia dari berbagai risiko kerusakan alam, terutama akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

1. Perkuat OMC

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan langkah preventif perlu dikuatkan demi mengendalikan sekaligus mengurangi risiko kebakaran hutan. Terlebih saat ini, Indonesia diprediksi akan dilanda kemarau yang lebih kering akibat El Nino.

“Kami sepakat untuk menguatkan perlindungan hutan melalui upaya preventif serta kuratif. Telah dibahas beberapa kerja sama potensial mulai dari pemasangan alat sensor hingga integrasi data dan informasi prediksi untuk upaya pencegahan, pengurangan, atau pengendalian karhutla,” kata Faisal dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :
Kebakaran Hutan di Riau, BMKG Gandeng TNI AU Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca

Menurut data BMKG, saat ini sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Sementara pada semester kedua tahun 2026, fenomena El Nino lemah hingga moderat berpeluang 70-90 persen terjadi.

Di sisi lain, per 21 April 2026, jumlah titik api Indonesia mencapai 1.777 titik dengan Riau dan Kalimantan Barat menjadi yang paling banyak. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga risiko kebakaran hutan harus menjadi perhatian bersama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Laporan terhadap Abu Janda-Ade Armando, Analisis Video Ceramah JK
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Babak Baru Kasus Mantan Polisi Bunuh Kekasih di Indramayu, Dituntut Seumur Hidup 
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
3 Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
PSG kokoh di puncak klasemen setelah hantam Nantes 3-0
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.