Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal meraih kemenangan pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Hasil imbang yang diraih Macan Kemayoran kontra PSIM Yogyakarta terasa pahit mengingat dominasi yang mereka tampilkan sepanjang pertandingan.
Sorotan utama dari juru taktik asal Brasil itu tertuju pada efektivitas penyelesaian akhir timnya. Ia menilai banyaknya peluang yang tercipta seharusnya bisa dikonversi menjadi kemenangan bagi Persija Jakarta.
Dalam pertandingan tersebut, Persija Jakarta harus puas berbagi angka dengan PSIM Yogyakarta. Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4/2025) sore WIB itu berakhir dengan skor 1-1.
Macan Kemayoran sejatinya tidak memulai laga dengan baik. Mereka bahkan harus kebobolan lebih dulu melalui gol cepat Ezequiel Vidal saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Gol cepat tersebut membuat Persija Jakarta langsung berada di bawah tekanan. Namun demikian, respons tim ibu kota cukup baik dengan mencoba mengendalikan permainan.
Upaya Persija untuk bangkit akhirnya membuahkan hasil di menit ke-20. Mereka mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi oleh Allano Lima untuk menyamakan kedudukan.
Setelah gol tersebut, Persija semakin percaya diri dalam membangun serangan. Mereka terus menekan lini pertahanan PSIM demi mencari gol tambahan.
Kesempatan emas kembali datang bagi Persija di menit ke-41. Wasit kembali menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang lawan.
Namun peluang tersebut justru terbuang sia-sia. Maxwell Souza yang dipercaya sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya setelah tendangannya mampu ditepis oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi.
Kegagalan penalti tersebut menjadi momen krusial dalam pertandingan. Persija pun harus mengubur peluang besar untuk membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Seusai laga, Mauricio Souza menegaskan bahwa hasil imbang ini sangat disayangkan. Ia merasa timnya sudah bekerja keras dan menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
”Saya lihat pertandingan tadi lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kita dan mereka bisa cetak satu gol," ujar Souza dalam konferensi pers usai laga, Rabu (22/4/2026).




