Kisah Ilham di Lokasi TMMD Ke-128 Jeneponto Menggetarkan Hati Danrem 141 Toddopuli

terkini.id
5 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto – Di tengah hiruk-pikuk persiapan pembangunan jalan tani di Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, ada satu kisah hangat dan menyentuh yang menjadi sorotan utama usai peluncuran program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1425/Jeneponto, Rabu, 22 April 2026.

Seusai melaksanakan upacara pembukaan di Lapangan Togo-Togo, rombongan pimpinan yang dipimpin oleh Danrem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, langsung meninjau lokasi sasaran fisik. Didampingi Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, serta jajaran Forkopimda, Danrem meninjau langsung rute jalan yang akan ditingkatkan, menghubungkan Desa Arungkeke Pallantikang menuju Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang.

Di pinggiran jalan tanah yang sedang disiapkan untuk diperkeras, mata seorang perwira tinggi TNI itu tertuju pada sosok kecil yang duduk sendirian. Seorang anak laki-laki tampak tersipu malu, namun matanya tak lepas memandangi barisan anggota TNI dan alat berat yang sedang bersiap bekerja. Anak itu bernama Ilham.

Tanpa sekat dan jarak, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan langsung mendekat, berjongkok, dan menyapa dengan nada lembut.

“Nak, siapa namamu? Kamu mau jadi tentara nanti?” tanya Danrem dengan senyum ramah.

Dengan wajah ceria dan penuh semangat, Ilham menjawab singkat namun tegas, “Siap!”

Jawaban polos itu sontak membuat suasana menjadi cair dan penuh tawa hangat. Namun, suasana berubah menjadi lebih dalam ketika Danrem melontarkan pertanyaan berikutnya.

“Terus, kamu sekolah sekarang?” tanya Danrem.

Senyum Ilham sedikit memudar. Dengan kepala tertunduk, ia menjawab lirih, “Tidak, Pak.”

Jawaban singkat itu seketika menyentuh hati Danrem. Tanpa menunda, Danrem 141/Toddopuli langsung menoleh ke arah Dandim 1425/Jeneponto dan memberikan instruksi tegas namun penuh kasih sayang.

“Dandim, tolong carikan jalan terbaik. Anak ini harus sekolah. Jangan sampai ada anak di sini yang putus sekolah atau tidak mendapatkan hak pendidikannya. Kita bantu semuanya,” tegas Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan di hadapan rombongan.

Perintah itu bukan sekadar ucapan, melainkan wujud nyata kepedulian TNI yang tidak hanya membangun jalan dan infrastruktur, tetapi juga membangun masa depan generasi bangsa.

Bagi Ilham, pertemuan singkat itu mungkin hanya momen biasa bagi seorang anak kecil. Namun, bagi para pemimpin yang hadir, momen itu menjadi pengingat bahwa tugas TMMD tidak selesai hanya dengan selesainya pembangunan fisik. Ada tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak desa seperti Ilham mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah, bermimpi, dan suatu saat nanti bisa menjawab “Siap!” dengan bangga sebagai pelajar, atau bahkan sebagai abdi negara.

Kisah Ilham menjadi bukti bahwa di balik seragam loreng yang gagah, tersimpan hati yang tulus dan perhatian besar terhadap nasib anak bangsa. Semangat TMMD bukan hanya menyatukan langkah membangun negeri, tetapi juga merangkul mereka yang membutuhkan uluran tangan agar tidak tertinggal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalanan London Berdebar, Arsenal Terancam Runner-up Lagi Tahun Ini?
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang May Day, Polda Metro Serap Aspirasi Buruh dan Jaga Iklim Industri Kondusif
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Sindikat Phishing Tools Lintas Negara Dibongkar, Sepasang Kekasih Dibekuk
• 7 jam laludetik.com
thumb
Kupas Langkah Strategis Jaga Ketahanan Energi di Pertamina Talks 2026
• 3 jam laludetik.com
thumb
Menunggu dengan Doa: Kisah Ortu 3 Kali Dampingi Anak Jalani UTBK
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.