CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar dipastikan tampil pincang saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-29 Super League 2025/26 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4) sore.
Dua bek andalan mereka, Syahrul Lasinari dan Dusan Lagator terpaksa absen akibat sanksi akumulasi kartu.
Absennya dua pemain ini menjadi pukulan telak bagi pelatih PSM, mengingat keduanya merupakan tulang punggung di sektor pertahanan sepanjang musim ini.
Berdasarkan catatan pertandingan, kedua pemain tersebut mendapatkan hukuman dengan skema yang berbeda:
Syahrul Lasinari dipastikan absen setelah menerima kartu merah (dua kartu kuning) dalam laga sengit melawan Borneo FC pekan lalu yang berakhir dengan kekalahan PSM 1-2.
Sementara Dusan Lagator harus menepi setelah mengoleksi total empat kartu kuning.
Kartu kuning keempatnya diterima saat bersua Borneo FC pada pekan ke-28, melengkapi koleksi kartu sebelumnya saat melawan Persebaya Surabaya (pekan 23), Persita Tangerang (24), dan PSIM Yogyakarta (27).
Berdasarkan regulasi, pemain yang mengoleksi total empat kartu kuning harus absen pada pertandingan selanjutnya.
"Pemain mendapatkan empat kartu kuning dalam empat pertandingan berbeda tidak diperkenankan tampil pada pertandingan berikutnya," bunyi Pasal 55 Ayat 3 Regulasi Super League 2025/26.
Kehilangan Lasinari dan Lagator memaksa juru taktik PSM untuk memutar otak lebih keras.
PSM diprediksi akan mengandalkan pemain pelapis seperti Daffa Salman dan Mufli Hidayat atau melakukan rotasi formasi guna membendung serangan balik cepat dari Tim Macan Putih.
Saat ini, Juku Eja tengah berjuang menjauh dari kejaran tim-tim zona degradasi. Di sisi lain, Persik datang dengan kekuatan penuh dan motivasi tinggi untuk mencuri poin di Parepare.
Kondisi PSM sedang berada di titik kritis. Hingga pekan ke-28, Tim Juku Eja tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin.
Posisi ini sangat rawan karena mereka hanya berselisih dua angka dari Madura United yang berada di zona degradasi (peringkat 16).




