PAREPARE, FAJAR – PSM Makassar berada di gerbang degradasi. Kemenangan menjadi harapan akan bisa menjauh sementara.
PSM akan menjamu Persik Kediri, pada laga pekan ke-29 Super League, di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Kamis sore, 23 April 2026, hari ini. Saat ini, posisi PSM sangat rawan di klasemen Super League.
Berada di peringkat 14 dari 18 tim, PSM mengoleksi 28 poin. Sekadar catatan, zona degradasi merupakan peringkat 16-18. Artinya PSM hanya terpaut dua tingkat di atas zona merah saat ini.
Peringkat 16 dihuni Madura United dengan koleksi 26 poin. Selisihnya sangat tipis: hanya berjarak dua poin dengan PSM. Jika PSM kalah melawan Persik dan Madura United menang Dewa United, PSM dipastikan melorot.
Asisten Pelatih PSM Ahmad Amiruddin menyampaikan, timnya akan tampil berbekal evaluasi yang telah dilakukan dari laga sebelumnya. Mereka berbenah, sejumlah kekurangan juga dipermatang, terutama fokus dan mentalitas. Ini dilakukan demi mengamankan tiga poin penting di laga kandang.
Eks bomber PSM Makassar itu menegaskan, Persik Kediri bukan lawan yang mudah. Mereka kerap menyulitkan PSM dalam beberapa pertemuan terakhir. Namun begitu, faktor mental akan menjadi penentu utama dalam pertandingan nanti.
“Di masa-masa sulit seperti ini, mental akan menentukan seberapa jauh kita melangkah dan seberapa bagus hasil yang kita capai,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
Dia bersama tim pelatih telah mengevaluasi menyeluruh setelah kekalahan kekalahan dari Borneo FC. Dari hasil analisis, PSM sempat kehilangan fokus setelah unggul yang berujung pada kesalahan sendiri.
“Memang setelah unggul, kami sedikit lengah dan melakukan kesalahan sendiri. Itu membuat lawan lebih percaya diri hingga akhirnya kita kebobolan,” jelas Ahmad Amiruddin.
Pertandingan ini akan menjadi laga yang sangat krusial, sebab posisi PSM kini cukup dekat dengan zona merah. Karena itu dia meminta kepada seluruh pemain untuk tampil maksimal agar dapat menjauh dari tekanan degradasi.
“Kami tahu jarak dengan klub di bawah semakin dekat. Jadi ini menjadi hal yang wajib diperhatikan. Saya berharap para pemain memberikan usaha maksimal untuk meraih tiga poin, agar kita bisa memperlebar jarak dari tim-tim di bawah,” tegasnya.
Suporter diharapkan datang kembali ke stadion untuk memompa semangat tim, seperti yang terlihat pada pertandingan sebelumnya. “Di pertandingan terakhir, dukungan penonton sangat luar biasa. Saya berharap besok akan sama. Ini pertandingan penting—kita bermain bersama, kita berjuang bersama,” harapnya.
Bomber PSM Makassar, Sheriddin Boboev juga menegaskan hal yang sama. Dia mengaku optimistis timnya mampu keluar dari situasi sulit ini. Bahkan dia menyampaikan, pengalaman menghadapi tekanan menjadi modal penting baginya untuk bangkit.
“Saya yakin kita bisa keluar dari situasi sulit ini. Saya pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya, dan itu membuat kita lebih kuat secara emosional. Kita belajar mengatasi tekanan dan mengambil tanggung jawab,” tegasnya.
Juru gedor berpaspor Tajikistan itu juga menegaskan komitmennya untuk membantu tim meraih hasil terbaik. Selain itu, dia juga menegaskan pentingnya kebersamaan antar pemain, staf, dan suporter, untuk bisa mendulang kesuksesan bersama.
“Dengan kebersamaan tim, staf, dan para suporter, insyaallah kita bisa keluar dari situasi ini. Kami akan memberikan segalanya untuk membantu tim meraih hasil maksimal,” terangnya.
Namun begitu, Persik tidak datang untuk menjadi penonton saja. Mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik sebelum terbang ke Parepare. bahkan kemenangan atas Persita Tangerang bisa menjadi modal bagus untuk Macan putih.
Pelatih Persik Kediri, Marco Reina menyampaikan, persiapan yang mereka lakukan pekan ini lebih sulit dibandingkan pekan sebelumnya. Jadwal pertandingan cukup mepet dan perjalanan panjang.
“Selama masa jeda kami melakukan persiapan melalui analisis video dan hal-hal lain. Para pemain juga sudah siap untuk menghadapi PSM besok,” jelasnya.
Tidak ada tekanan sama sekali yang mereka rasakan, sebab timnya selalu mempersiapkan semuanya dengan baik. Meski begitu, dia juga mengakui ada sejumlah kekalahan laga tandang, bagi dia setiap pertandingan tandang memiliki situasi yang berbeda.
“Kami juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar kemenangan,” ungkapnya.
Situasi saat ini belum aman bagi Persik. Jika mereka berhasil memenangkan pertandingan kontra PSM, maka mereka bisa sedikit lebih aman, sebab telah mengamankan poin dari Persita pada laga sebelumnya.
“Jadi setiap laga di sisa musim akan menjadi final bagi Persik, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk rebut tiga poin besok,” ucapnya. (wid/zuk)





