Kepada Petugas Haji, Menhaj: Jangan Berucap Kasar yang Melukai Batin Jemaah

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 Hijriah atau 2026 untuk tidak berucap kasar maupun nada tinggi ketika melayani jemaah haji.

Irfan menyampaikan, petugas haji daerah kerja (Daker) Mekkah mengemban amanah besar karena kota tersebut menjadi pusat berkumpulnya jemaah dari seluruh dunia.

"Hindari ucapan kasar, nada tinggi, sikap meremehkan, atau tindakan yang menimbulkan luka batin bagi jemaah," kata Irfan, saat melepas 200 orang PPIH Daerah Kerja (Daker) Mekkah, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2026).

Gus Irfan, panggilan karib Menhaj, mengatakan, beberapa jemaah mungkin segan menyampaikan keluh kesahnya.

Baca juga: Konjen RI Jeddah Peringatkan Masyarakat soal Modus Tawaran Haji Dakhili

Karena itu, petugas haji harus memiliki sikap inisiatif untuk mendekati jemaah yang seringkali merasa cemas atau bingung saat tiba di Tanah Suci.

"Yang lebih utama adalah kita sendiri, para petugas harus mengetahui apa dan bagaimana yang harus dilakukan menghadapi jemaah yang beraneka ragam," ucap dia.

Menhaj menekankan pentingnya menjaga integritas selama bertugas, bukan justru menyalahgunakan kewenangan yang telah diberikan untuk kepentingan pribadi.

"Jaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Jangan menyalahgunakan kewenangan, jangan mencari keuntungan pribadi, jangan mengambil jalan pintas yang menyalahi aturan," kata dia.

Baca juga: Menhaj: Tak Boleh Ada Petugas Haji yang Izin Pulang Lebih Awal!

Ia meminta petugas haji menjaga amanah dengan kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab moral yang tinggi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Banyak aturan yang memang tidak tertulis tapi secara umum pasti kalian semua sudah paham apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan," tutur dia.

Gus Irfan mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini juga diukur dari kesigapan petugas haji di lapangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Model Perawatan Terpadu NOVI Health Hapus Kesenjangan antara Hasil Uji Klinis dan Penerapan Obat GLP-1 di Dunia Nyata
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Jusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoe Ganti Rugi Rp484 Miliar Plus Bunga
• 24 menit lalubisnis.com
thumb
34 Kapal Tanker Iran Lolos dari Blokade AS di Selat Hormuz, Bawa 10 Juta Barel Minyak
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Gaikindo Harap Pasar Otomotif Pulih
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Perang, Energi, dan Masa Depan Bumi
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.