Situbondo, ERANASIONAL.COM – Politeknik Negeri Jember (Polije) terus mematangkan rencana pembukaan kampus di Situbondo. Melalui skema PSDKU, Polije bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan vokasi berkualitas. Langkah ini menjadi strategi utama dalam mencetak tenaga kerja ahli yang siap membangun daerah.
Wakil Direktur Bidang Kerjasama dan Kehumasan Polije, Agung Wahyono, S.P., M.SI., Ph.D., memimpin koordinasi bersama pejabat Pemkab Situbondo. Tim gabungan kemudian meninjau calon lokasi kampus di daerah Kapongan. Lokasi ini terpilih karena letaknya yang strategis dan aksesnya yang mudah.
“Kami telah melaksanakan FGD pembukaan PSDKU di Kabupaten Situbondo dengan melibatkan Sekda, Bappeda, Dinas Pendidikan, dan beberapa OPD setempat,” terang Agung.
Kemudian, Agung mengungkapkan keunggulan lahan seluas 1,1 hektare di lokasi tersebut. Area ini sudah memiliki infrastruktur dasar seperti gedung dan laboratorium. Keberadaan fasilitas ini sangat mempercepat persiapan operasional kampus.
“Kami menilai lahan seluas 1,1 hektare tersebut sangat representatif karena sudah memiliki beberapa bangunan dan ruang khusus laboratorium,” ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung menyebut progres ini sebagai tindak lanjut nyata dari kesepakatan sebelumnya. Polije berkomitmen penuh untuk merealisasikan visi Bupati Situbondo dalam memperluas akses pendidikan. Pihak kampus kini fokus menyelesaikan seluruh proses administrasi pembukaan PSDKU.
“Kegiatan ini menindaklanjuti MoU antara Polije dan Bupati Situbondo serta menjadi kemajuan penting menuju proses pembukaan kampus PSDKU,” tambah Agung.
Kehadiran PSDKU Situbondo diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi lokal. Polije dan Pemkab Situbondo optimis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Sinergi ini sekaligus memperkuat posisi Situbondo sebagai daerah yang peduli pada kemajuan pendidikan.




