tvOnenews.com - Mercedes menunjukkan penampilan yang sangat dominan di awal era baru F1 2026 dengan tiga kemenangan dan satu Sprint.
Namun, dibalik dominasinya itu Mercedes ternyata masih menyimpan titik lemah.
Start balapan menjadi titik lemah yang mulai disorot internal tim berjuluk Silver Arrows.
- REUTERS/Issei Kato
Meski sering mengunci baris depan, George Russell dan Andrea Kimi Antonelli kerap kehilangan posisi pada lap pembuka.
Russell mengungkap timnya tengah bekerja intensif memperbaiki persoalan tersebut menjelang musim berlanjut.
"Banyak hal yang terjadi di balik layar," kata Russell.
"Seperti dalam olahraga apa pun, banyak hal yang terjadi yang tidak dilihat orang dan kami memiliki kesempatan ini untuk melakukan tes," lanjutnya.
"Ada banyak hari di simulator untuk menganalisis tiga balapan pertama dan melihat ke depan untuk beberapa balapan berikutnya yang akan datang." tambah Russell.
Ia menegaskan analisis data dan kerja simulator dimaksimalkan selama jeda kompetisi lima pekan.
"Saat kembali nanti ada dua Sprint Race, yaitu Miami dan Montreal, jadi kami akan mengerahkan seluruh tenaga," ujarnya.
"Kami di sini karena ini adalah uji coba Pirelli dan uji coba ban, kami tidak diizinkan untuk melakukan start, sama seperti tim lain saat melakukan uji coba ban. Kami bekerja keras di balik layar menganalisis data," lanjut Russell.
"Olahraga kami sulit karena Anda tidak banyak berlatih. Itu bagian dari aturan bahwa Anda tidak diizinkan untuk mengemudi.
"Tentu saja, kami ingin sekali melakukan banyak start. Kami memiliki beberapa ide mengapa kami kurang maksimal dalam start balapan, jadi semoga kami dapat membangunnya." pungkasnya.
Pada gelaran F1 2026 kali ini, duo Mercedes masih menguasai dua posisi teratas klasemen pembalap.
Kimi Antonelli kini unggul sembilan poin dari Russell setelah tiga putaran awal musim.
(akg)




