Uji B50 Dikebut, Pemerintah Bidik Implementasi Nasional Mulai 1 Juli 2026

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah mulai mempercepat rangkaian uji coba biodiesel B50 lintas sektor sebagai bagian dari tahap akhir menuju implementasi nasional. Program ini menjadi kelanjutan strategi transisi energi, khususnya untuk menekan ketergantungan terhadap BBM berbasis fosil di sektor transportasi dan industri.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut progres pengujian sejauh ini berjalan sesuai rencana yang telah disusun sejak akhir tahun lalu. Sejumlah sektor kunci seperti otomotif hingga pertambangan kini memasuki fase pengujian lanjutan untuk memastikan kesiapan operasional.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan implementasi penuh B50 ditargetkan mulai berlaku pada pertengahan tahun ini. Ia memastikan seluruh rangkaian uji coba masih berada dalam jalur waktu yang telah ditentukan.

“Insya Allah (implementasi penuh) sesuai dengan arahan bisa 1 Juli,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan uji jalan B50 di Lembang, Selasa (21/4).

Pengujian B50 dilakukan secara komprehensif di enam sektor berbeda, mulai dari otomotif, pertambangan, alat mesin pertanian, kelautan, pembangkit listrik, hingga perkeretaapian. Setiap sektor diuji dengan parameter berbeda, mulai dari performa mesin, konsumsi bahan bakar, hingga ketahanan komponen dalam penggunaan jangka panjang.

Khusus sektor otomotif, pengujian melibatkan sembilan unit kendaraan dari berbagai pabrikan global. Menariknya, tidak hanya merek Jepang yang terlibat, tetapi juga produsen asal Eropa ikut ambil bagian dalam pengujian ini.

“Sembilan (kendaraan uji coba) kali ini pabrikannya bukan hanya pabrikan Jepang, pabrikan Eropa juga ikut,” kata Eniya.

Ia menjelaskan, kendaraan ringan dalam uji coba ditargetkan menempuh jarak hingga 50.000 kilometer. Sementara kendaraan berat seperti truk dan bus sudah mencatatkan pengujian hingga 40.000 kilometer sebagai bagian dari validasi performa.

Selain sektor darat, uji coba B50 juga mulai merambah sektor lain yang selama ini belum banyak tersentuh. Penggunaan pada alat berat pertambangan, mesin pertanian, hingga kapal laut menjadi bagian penting untuk melihat kesiapan implementasi lintas sektor.

Dengan progres tersebut, pemerintah optimistis implementasi B50 bisa berjalan sesuai target pada 1 Juli 2026. Jika terealisasi, kebijakan ini diyakini akan membawa dampak signifikan terhadap efisiensi energi sekaligus mempercepat adopsi bahan bakar berbasis nabati di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kompol Jarot Permudah Layanan Konseling di Polda Kalteng Lewat E-Kopi Papi
• 11 jam laludetik.com
thumb
Rawan Kecelakaan, KAI Bandara Ajak Masyarakat Patuhi Rambu di Perlintasan Sebidang
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Hadirkan 40 Ribu Pelari, BTN Jakim Perkuat Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Peringati Hari Anggaran, Layanan Eazy Paspor Imigrasi Jakpus Diserbu Ratusan Pemohon
• 11 jam lalueranasional.com
thumb
MINE Pastikan Kebijakan Pemangkasan RKAB Nikel Tak Berdampak ke Bisnis
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.