PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak membukukan laba bersih sebesar Rp 14,7 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 3,8 persen secara year on year (yoy) di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Kami optimistis menjaga kinerja BCA tetap solid di tengah kondisi global yang dinamis melalui pengembangan berbagai lini bisnis secara pruden,” kata Hendra dalam konferensi pers Kinerja BCA Kuartal I 2026 secara daring, Kamis (23/4).
Total kredit BCA naik 5,6 persen secara tahunan (YoY) mencapai Rp 994 triliun per Maret 2026, dibanding Rp 941 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kredit produktif menjadi penopang utama dengan nilai Rp 760,2 triliun atau tumbuh 7,8 persen YoY.
Sementara itu, kredit ke sektor berkelanjutan meningkat 10 persen YoY menjadi Rp 258,4 triliun, setara 26 persen dari total portofolio pembiayaan.
Penyaluran kredit UMKM juga tumbuh 12 persen YoY menjadi Rp 146 triliun. Adapun kredit hijau (green financing) mencapai Rp 113 triliun atau naik 7,7 persen YoY, ditopang pembiayaan sektor energi baru dan terbarukan yang melonjak 53,5 persen YoY.
Penyaluran kredit tersebut didukung pendanaan yang solid, dengan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp 1.089 triliun, tumbuh 11,2 persen yoy. Porsi CASA mendominasi sekitar 85,2 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA yang tercatat sebesar Rp 1.292,4 triliun atau tumbuh 8,3 persen yoy.
Hendra menuturkan pertumbuhan DPK ini seiring dengan penguatan layanan perbankan transaksi baik melalui kanal digital maupun non-digital.
Dari sisi kualitas aset, rasio loan at risk (LAR) dan non-performing loan (NPL) masing-masing tercatat 5,1 persen dan 1,8 persen. Rasio pencadangan juga berada pada level kuat, dengan coverage LAR sebesar 69,7 persen dan NPL mencapai 174,6 persen.
Hendra menyebutkan BCA terus mengembangkan fitur di aplikasi myBCA, termasuk layanan pemesanan banknotes serta berbagai fitur gaya hidup seperti pemesanan makanan.
Perseroan juga meluncurkan Ocean by BCA, platform digital terintegrasi untuk membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih efisien.
“Kami turut menggandeng sejumlah mitra strategis, dengan harapan Ocean by BCA dapat membantu pelaku usaha mengelola bisnis mereka secara lebih efisien dan membuka peluang ekspansi usaha,” tutur Hendra.





