VIVA – Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan mengundurkan diri secara tiba-tiba pada Rabu, 22 April 2026. Kepergian ini terjadi di tengah ketegangan internal Pentagon terkait proyek kapal perang baru yang ia dukung, yang justru memicu gesekan dengan atasannya, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Menurut sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut, Phelan berperan besar dalam mendorong desain kapal perang baru yang disebut “Kelas Trump” agar mendapat dukungan Presiden Donald Trump. Namun proyek itu dinilai tidak sejalan dengan arah strategi Pentagon saat ini.
Hegseth dan Wakil Menteri Pertahanan Stephen Feinberg disebut frustrasi karena kapal berukuran besar dan mahal itu bertentangan dengan fokus Pentagon untuk beralih ke armada kapal tanpa awak yang lebih kecil, lincah, dan murah.
"Kapal-kapal besar tersebut akan menelan biaya miliaran dolar bahkan untuk memulai pengembangannya, dan sama sekali tidak selaras dengan tujuan Hegseth dan Feinberg," kata salah satu sumber yang meminta anonimitas dilansir Politico, Kamis.
Dalam beberapa waktu terakhir, sebagian kewenangan Phelan juga disebut telah dipangkas. Feinberg dilaporkan mengambil alih manajemen program kapal selam, sementara Kantor Manajemen dan Anggaran (OMB) menjalankan langsung sebagian upaya pembangunan kapal.
Rumor lain mengungkapkan dimana orang-orang yang mengetahui dinamika di Pentagon mengatakan bahwa Phelan telah dipecat, menyusul hubungan yang semakin buruk dengan menteri pertahanan Pete Hegseth dan staf senior lainnya, yang secara terbuka tampaknya lebih menyukai Cao untuk peran tersebut.
Sumber-sumber tersebut mengatakan Hegseth pada dasarnya menyalahkan Phelan karena tidak cukup agresif melawan senator Mark Kelly setelah muncul dalam sebuah video di mana senator tersebut menyarankan pasukan untuk mengabaikan "perintah ilegal" atau tidak mengikuti perintah yang dianggap tidak sah atau melanggar konstitusi, merujuk keputusan Hegseth.
Pada hari pengumuman pengunduran dirinya, Phelan terlihat berada di lobi Gedung Putih dan kemudian di Capitol Hill. Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi, sementara Pentagon menolak mengomentari detail spesifik soal proyek kapal perang tersebut. Phelan juga belum memberikan pernyataan.
Pengunduran diri ini terjadi saat militer AS tengah menjalankan kampanye di Iran dan hanya sepekan sebelum Hegseth dijadwalkan memberi kesaksian di Kongres mengenai usulan anggaran Pentagon senilai US$1,5 triliun, yang mencakup peningkatan besar program Angkatan Laut, termasuk rencana “Armada Emas” yang diusulkan Trump.





