Pemanfaatan tanaman herbal di Indonesia telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari praktik kesehatan masyarakat. Di tengah perkembangan riset dan kebutuhan informasi, akses terhadap referensi herbal berbasis ilmiah masih menjadi tantangan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk meluncurkan portal digital “Sido HerbalPedia”, yang dirancang sebagai pusat informasi herbal dan kesehatan.
Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, inisiatif ini merupakan bagian dari penguatan peran perusahaan dalam literasi kesehatan herbal.
“Sido HerbalPedia kami kembangkan sebagai platform berbasis data untuk memperluas akses informasi herbal yang terverifikasi, sehingga masyarakat memiliki rujukan yang lebih kredibel dalam pengambilan keputusan kesehatan,” ujarnya dalam acara peluncurannya di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Dalam beberapa tahun terakhir, pemanfaatan herbal tidak hanya bertumpu pada tradisi, tetapi juga semakin didukung oleh kajian ilmiah. Tren ini mendorong kebutuhan akan sumber informasi yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga mudah diakses oleh masyarakat.
Sido HerbalPedia saat ini memuat sekitar 60 jenis tanaman herbal yang telah diklasifikasikan berdasarkan kategori masalah kesehatan. Direktur Sido Muncul Maria Reviani menjelaskan, jumlah tersebut akan terus diperluas seiring pengembangan database.
“Saat ini platform memuat setidaknya 60 jenis tanaman herbal yang telah diklasifikasikan berdasarkan kategori masalah kesehatan, dan kami menargetkan penambahan sedikitnya 24 jenis dalam tahap pengembangan berikutnya,” kata dia.
Portal ini memiliki tiga fitur utama. Pertama, Literatur Herbal yang menyajikan profil tanaman, manfaat, serta dukungan kajian ilmiah. Kedua, Holistic Health Care yang berisi edukasi gaya hidup sehat dari para ahli. Ketiga, SiHerbie - Your Smart Herbal Assistant, fitur yang memberikan rekomendasi herbal dan produk alami yang telah terstandarisasi.
Maria menambahkan, penyusunan konten dilakukan dengan pendekatan terstruktur agar mudah diakses pengguna. “Konten disusun secara komprehensif, mulai dari profil tanaman, manfaat, hingga referensi ilmiah, serta dilengkapi pengelompokan berbasis kebutuhan kesehatan untuk memudahkan navigasi pengguna,” ujarnya.
Informasi di dalam portal ini dikemas secara ringkas sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Pendekatan ini penting, mengingat kebutuhan masyarakat yang tidak hanya sekadar mencari solusi kesehatan, tetapi juga pemahaman berbasis data.
Kehadiran portal Sido HerbalPedia menjadi upaya Sido Muncul dalam memperkuat posisi herbal sebagai bagian dari warisan budaya yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, sekaligus mendorong pola hidup sehat yang lebih berkelanjutan.




