jpnn.com, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengapresiasi capaian Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Tangerang yang berhasil meraih akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan RI.
Capaian ini disebut sebagai bukti komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan darah berkualitas tinggi bagi masyarakat.
BACA JUGA: Dharma Nugraha Hospital Bertransformasi, Hadirkan Layanan Modern
“Kualitas darah dari UTD PMI Kota Tangerang tidak hanya terjamin, tetapi juga telah mendapatkan pengakuan melalui akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan RI. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar tertinggi,” ujar Sachrudin saat menghadiri pemberian penghargaan kepada kelompok donor darah sukarela di D'Prima Hotel, Tangerang, Kamis (23/4/2026).
Sachrudin juga mengimbau seluruh fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit di wilayah Kota Tangerang, agar tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut secara optimal demi mempercepat penanganan medis bagi masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA: Perkuat Infrastruktur Layanan Kesehatan Daerah, ADHI Persada Gedung Bangun RSUD Kondosapata
Selain apresiasi terhadap PMI, acara ini juga menjadi momentum bagi Pemkot Tangerang untuk mengucapkan terima kasih kepada para pendonor darah sukarela yang menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kota Tangerang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih UTD PMI Kota Tangerang merupakan hasil dari kerja keras, profesionalisme, serta komitmen dalam menjaga mutu pelayanan.
BACA JUGA: Aksi Kemanusiaan, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Libatkan 2.800 Pendonor Darah
“UTD PMI Kota Tangerang menjadi satu-satunya di Provinsi Banten yang telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM, serta berhasil menjadi yang terbaik dalam pengelolaan darah di tingkat provinsi. Bahkan, kontribusinya telah menjangkau tingkat internasional melalui pengiriman plasma darah ke Jepang dan Korea Selatan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendonor darah sukarela yang telah menjadi pilar utama dalam menjaga ketersediaan stok darah.
“Para pendonor adalah pahlawan kemanusiaan. Ketulusan dan konsistensi Anda dalam mendonorkan darah telah memberikan harapan hidup bagi banyak orang. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat mulia dan patut diapresiasi,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga terus memperkuat peran dan kapasitas rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.
“Kami mendorong seluruh rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan transfusi darah dan layanan medis lainnya, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan optimal,” tambahnya.
Tak lupa, ia juga mengapresiasi peran rumah sakit, institusi, serta berbagai elemen masyarakat yang telah bersinergi dalam mendukung pelayanan kemanusiaan.
“Kolaborasi yang kuat antara PMI, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam menghadirkan layanan yang berkualitas bagi masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan demi pelayanan kesehatan yang lebih baik ke depan,” tutupnya.(ray/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Waka MPR Lestari: Darurat Kekerasan terhadap Penyandang Disabilitas Harus Diatasi
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




