tvOnenews.com - Williams Racing mengumumkan perekrutan Dan Milner dari Mercedes sebagai Chief Engineer for Vehicle Technology utuk F1 2026 ini.
Langkah ini diambil saat Williams berupaya keluar dari awal musim F1 2026 yang mengecewakan.
Mobil Williams menuai kritik dari Carlos Sainz karena dinilai terlalu berat dan minim downforce.
- REUTERS/Franck Robichon
Milner membawa pengalaman panjang membangun proyek juara dunia ke markas Grove, setelah karier teknisnya menanjak di Brackley.
Ia memulai kiprah sebagai insinyur sistem, lalu berkembang hingga menjadi Chief Engineer bidang riset dan pengembangan pada 2023.
“Saya sangat senang bergabung dengan Atlassian Williams F1 Team sebagai Chief Engineer for Vehicle Technology,” katanya.
“Setelah 20 tahun berasosiasi dengan Brackley, ini adalah saat yang tepat untuk menghadapi tantangan baru," lanjut Milner.
"Williams memiliki rencana yang jelas dan ambisius untuk maju, dan saya berharap dapat membawa pengalaman dan pengetahuan saya untuk membantu mempercepat perjalanan tersebut. Saya tidak sabar untuk bertemu tim, mempelajari organisasi, dan mulai bekerja mengubah ide menjadi performa di lintasan.” terangnya.
Karier Milner dimulai sejak era Honda 2006, berlanjut saat musim sukses Brawn GP 2009, hingga proyek Piala Amerika bersama Ineos Britannia.
Direktur Teknis Williams, Matt Harman, menyebut Milner figur kunci dalam konversi inovasi menjadi performa nyata.
“Dan membawa pengalaman luas dan kepemimpinan yang jelas. Dia telah memimpin program-program besar di bidang R&D dan powertrain, mengubah ide menjadi performa, dan dia tahu bagaimana menyatukan tim untuk memberikan hasil," kata Matt Harman.
"Dan akan menjadi pusat dari rencana teknologi kendaraan kami dan dalam mengubah inovasi menjadi peningkatan performa yang konsisten di lintasan, jadi kami sangat senang memiliki dia di tim kami saat kami melanjutkan rencana kami untuk membawa Atlassian Williams F1 Team kembali ke barisan depan grid.” tutupnya.
(akg)




