Kata Menlu soal Internal Iran Bikin Kapal Pertamina Masih Tertahan

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Dua kapal PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih tertahan di Selat Hormuz imbas konflik yang terjadi antara Amerika dan Israel dengan Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut pihaknya masih terus berkoordinasi memastikan kapal tersebut dapat melintas dengan aman.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, menjelaskan pihaknya bersama tim dari Pertamina tengah mengurus perizinan agar kapal-kapal Indonesia bisa melewati jalur strategis tersebut. Namun, proses ini tidak berjalan mudah lantaran situasi di lapangan cukup kompleks.

"Permasalahannya menjadi semakin kompleks dengan situasi internal yang terjadi di Iran sendiri," kata Sugiono dalam diskusi di Kantor Staf Presiden (KSP), Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Sugiono menambahkan kebijakan yang dikeluarkan otoritas tingkat atas di Iran tidak selalu dapat langsung diterapkan di lapangan. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.

"Karena kadang-kadang apa yang menjadi policy dari atas itu tidak serta-merta bisa diimplementasikan di lapangannya. Itu yang sedang dicari penyelesaiannya seperti apa," ujarnya.

Baca juga: Komisi I DPR Minta Pemerintah Gencar Diplomasi Terkait 2 Kapal di Hormuz

Selain itu, Sugiono juga menyinggung adanya blokade kapal Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz. Termasuk di antaranya syarat-syarat yang harus dipenuhi kapal untuk dapat melintas, yang hingga kini masih dalam tahap pembahasan dan negosiasi.

"Kemudian tentu saja ada perkembangan lagi tentang blokade Hormuz. Kemudian juga ada beberapa perkembangan terkait dengan syarat-syarat dari kapal boleh lewat dan sebagainya dan sebagainya, yang itu masih menjadi hal-hal yang kita negosiasikan dan kita bicarakan," ujarnya.

Lantas bagaimana progres dari pelintasan dua kapal Pertamina ini? Dirangkum detikcom, berikut upaya yang tengah dilakukan oleh pemerintah RI.


(dwr/dwr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Syekh Ahmad Al Misry Disebut Pakai Pola Sama Diduga Lecehkan Korbannya, Ada Modus Janjikan ke Mesir
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kuasa Hukum Kompak Absen di Sidang Nadiem Makarim, Pengamat Ungkap Obstruction of Justice
• 15 jam laludisway.id
thumb
WSBP Kantongi Pendapatan Usaha Rp395,10 Miliar di Kuartal I-2026 
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Janji Tuntaskan Gaji Honorer Jabar, Begini Cara KDM
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Video: Program PLTS 100 Giga, Presiden Minta Realisasi Dipercepat
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.