Polisi Gerebek Pabrik Minyakita di Sidoarjo, Diduga Kurangi Takaran Jeriken

rctiplus.com
17 jam lalu
Cover Berita
Polisi Gerebek Pabrik Minyakita di Sidoarjo, Diduga Kurangi Takaran JerikenNasional | inews | Kamis, 23 April 2026 - 20:33Dengarkan Berita

SIDOARJO, iNews.id – Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur menggerebek pabrik pengemasan minyak goreng subsidi Minyakita di wilayah Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. 

Pabrik tersebut diduga kuat melakukan pelanggaran perlindungan konsumen dengan modus mengurangi isi takaran pada kemasan jeriken 5 liter.

Kanit 1 Indaksi Ditreskrimsus Polda Jatim, Kompol Teguh mengungkapkan, praktik nakal produsen Minyakita milik PT Aku Bisa Indonesia Maju ini terungkap setelah menerima banyak pengaduan dari masyarakat. Konsumen mengeluhkan isi minyak dalam jeriken yang tampak tidak penuh dan tidak sesuai dengan label yang tertera.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengujian, polisi menemukan fakta yang mengejutkan. Minyakita yang seharusnya berisi 5 liter, ternyata hanya diisi sebanyak 4,3 liter oleh pihak pengelola.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya selisih takaran yang cukup signifikan. Kemasan yang tertera 5 liter, faktanya hanya berisi 4,3 liter," ujar Kompol Teguh, Kamis (23/4/2026).

Pemilik DiamankanBaca Juga:Pasuruan Geger! Mayat Wanita Muda Misterius Nyaris Telanjang Ditemukan Membusuk

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa ratusan karton Minyakita kemasan jeriken 5 liter yang siap edar. Selain barang bukti fisik, polisi juga mengamankan pemilik serta pengelola pabrik untuk dimintai keterangan. 

Penindakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, serta memastikan hak-hak masyarakat sebagai konsumen tidak dirugikan oleh ulah oknum pengusaha yang mencari keuntungan pribadi secara ilegal.

Saat ini, kedua terduga pelaku telah dibawa ke Mapolda Jatim guna pemeriksaan intensif. Polisi tengah mendalami sudah berapa lama praktik pengurangan takaran ini berlangsung dan ke mana saja wilayah distribusinya.

Kini, pabrik di Gedangan tersebut dalam status non-aktif dan diawasi ketat oleh petugas Satreskrimsus Polda Jatim.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ngopi Bareng Warga hingga Ojek Online, Cara Unik Kapolres Depok Jaga Kamtibmas
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Di Balik Aturan 37,5 Jam: Beban Kerja Guru yang Sering Disalahpahami
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pemulangan 217 PMI dari Malaysia Jadi Gelombang Ketiga 2026, Banyak yang Masuk Kelompok Rentan
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Viral Wanita Babak Belur Mengadu ke Wawali Armuji, Sang Kekasih Langsung Ditangkap
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Penertiban Parkir Liar di Kawasan MRT Lebak Bulus
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.