Sinopsis Drama China Main Character, Perjuangan Liu Hao Cun Jadi Bintang Panggung yang Menginspirasi

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Drama China Main Character merupakan drama kehidupan yang disutradarai oleh Li Shao Fei dan dibintangi oleh Zhang Jia Yi serta Liu Hao Cun. Drama ini diadaptasi dari web novel karya Chen Yan.

Main Character dijadwalkan akan tayang pada 28 April 2026. Drama ini memiliki total 40 episode dengan durasi sekitar 40 menit di setiap episodenya.

Nantinya, drama ini dapat disaksikan melalui platform resmi WeTV. Berikut sinopsis drama China Main Character.

Kisah ini menceritakan perjalanan legendaris seorang perempuan tangguh bernama Yi Qing’e (Liu Hao Cun). Sejak kecil, ia dibawa oleh pamannya, Hu San Yuan (Zhang Jia Yi), ke sebuah kelompok budaya untuk belajar Opera Qinqiang.

Di tempat itu, Yi Qing’e mulai mengenal dunia seni yang penuh disiplin dan tantangan. Ia harus beradaptasi dengan kehidupan baru yang keras, jauh dari kehidupan desa yang sederhana.

Pamannya, Hu San Yuan, menjadi sosok penting yang membimbing sekaligus memberi tekanan dalam perjalanan hidupnya. Hubungan mereka tidak selalu mulus karena berbagai konflik yang muncul seiring waktu.

Meski menghadapi banyak kesulitan, bakat dan kerja keras Yi Qing’e mulai terlihat oleh para senior di kelompok teater. Ia pun mendapatkan dukungan yang membantunya berkembang menjadi seorang seniman yang menjanjikan.

Penampilan perdananya di atas panggung sukses besar dan memukau penonton. Sejak saat itu, ia dipercaya untuk memerankan tokoh utama dalam berbagai pertunjukan.

Namanya kemudian berubah menjadi Yi Qin’e sebagai bagian dari perjalanan kariernya. Ia juga dipindahkan ke kelompok teater tingkat provinsi yang memberinya tantangan lebih besar.

Di lingkungan baru, Yi Qin’e harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisinya. Namun, ketekunan dan dedikasinya membawanya meraih kesuksesan yang gemilang di dunia seni.

Seiring waktu, ia mengalami banyak pasang surut kehidupan hingga menjadi aktris utama yang dihormati. Pada akhirnya, Yi Qin’e menyadari bahwa menjadi tokoh utama bukan hanya soal panggung, tetapi tentang menjaga dan mewariskan seni Qinqiang kepada generasi berikutnya. (*)

 

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hashim Sebut Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Dapat Harga Khusus
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Klasemen Liga Inggris: Gol Haaland Antar Manchester City Gusur Arsenal dari Puncak, Burnley Resmi Turun Kasta
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Gus Ipul Tekankan Pentingnya Penanggulangan Bencana Berbasis Sistem dan Data
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Konsumsi Kafein Harian: Membantu Energi atau Mengganggu Kesehatan Tubuh?
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
PDIP Dengar Ada Diskusi Isu Krusial di Tingkat Pimpinan soal UU Pemilu
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.