Catat, Ini Jadwal Pencairan Dividen Tunai KEJU Rp89,88 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) berencana membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sebesar Rp89,88 miliar atau setara Rp16 per saham.

Catat, Ini Jadwal Pencairan Dividen Tunai KEJU Rp89,88 Miliar. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) berencana membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sebesar Rp89,88 miliar atau setara Rp16 per saham.

Total nilai tersebut sekitar 50,09 persen dari total laba bersih yang berhasil diraup perseroan sepanjang 2025 yakni Rp179,44 miliar.

Baca Juga:
KEJU Janji Bakal Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen Secara Bertahap

Direktur Utama KEJU Indrasena Patmawidjaja mengatakan, kinerja perseroan bertumbuh di tengah gejolak perekonomian yang terjadi saat ini. Salah satunya didorong oleh program unggulan pemerintah yakni Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Saat ini kami masih menjadi keju nomor 1 di Indonesia, untuk itu kami siap menjadi mitra bagi berbagai pihak untuk meningkatkan penetrasi keju pada masyarakat Indonesia agar pertumbuhan kinerja tahun ini senantiasa terus berkelanjutan ke depannya,” kata dia dalam acara public expose usai RUPST 2025 di Jakarta.

Baca Juga:
Prochiz (KEJU) Pastikan Belum Mau Naikkan Harga Produk, Ini Alasannya

Berikut ini jadwal lengkap pembagian dividen tunai KEJU untuk periode tahun buku 2025:

Baca Juga:
Kinerja Moncer Berkat MBG, Prochiz (KEJU) Tebar Dividen Tunai Rp89,88 Miliar

1. Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
- Pasar Reguler dan Negosisasi: 29 April 2026
- Pasar Tunai: 4 Mei 2026

2. Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
- Pasar Reguler dan Negosisasi: 30 April 2026
- Pasar Tunai: 5 Mei 2026

3. Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date): 4 Mei 2026

4. Tanggal Pembayaran Dividen Tunai: 13 Mei 2026.

Sebagai informasi, KEJU membukukan kenaikan laba bersih sebesar 22,1 persen menjadi Rp179,44 miliar dari Rp146,88 miliar dari periode yang sama 2024. Hal itu didukung dengan kenaikan penjualan bersih sebesar 19,1 persen menjadi Rp1,50 miliar dari Rp1,26 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dana sebesar Rp200 juta ditetapkan sebagai cadangan wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, yang penggunaannya sesuai dengan Pasal 21 Anggaran Dasar Perseroan.

Sisanya sekitar sebesar Rp89,35 miliar digunakan sebagai cadangan umum yang belum ditentukan penggunaannya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UE terapkan sanksi baru ke Rusia, terminal minyak Karimun masuk daftar
• 2 menit laluantaranews.com
thumb
Modus Perampokan Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Pura-Pura Pinjam HP
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Bareskrim Tangkap Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koh Erwin!
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Dari Kartini untuk Bumi, BRI Berdayakan Perempuan lewat Urban Farming BRInita
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Pupuk Fakfak, Napas Baru Pertanian RI
• 23 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.