JAKARTA, KOMPAS.TV- Dalam tiga bulan pertama di tahun 2026, realisasi investasi mencapai Rp498,8 triliun atau setara 24,4 persen dari target tahunan Rp2.004,1 triliun.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani menyatakan, capaian awal tahun ini mencerminkan kepercayaan investor yang tetap solid terhadap Indonesia.
“Capaian tersebut setara dengan 24,4 persen dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp2.004,1 triliun yang ditetapkan oleh Bappenas,” kata Rosan dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (23/4).
Ia menerangkan, dari sisi struktur, komposisi investasi menunjukkan keseimbangan yang semakin sehat.
Baca Juga: Gaji ke-13 PNS Cair Juni, Menko Airlangga Harap Bisa Dongkrak Ekonomi Kuartal II
Penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) nyaris berimbang, dengan PMA sedikit unggul 50,1 persen atau Rp250 triliun, sementara PMDN sebesar Rp248,8 triliun.
Secara pertumbuhan, PMA juga lebih tinggi dengan kenaikan 8,5 persen, dibandingkan PMDN yang tumbuh 6 persen.
Distribusi antara Jawa dan luar Jawa, kata Rosan, relatif seimbang.
Bahkan luar Jawa sedikit unggul dengan Rp251,3 triliun atau 50,4 persen, dibandingkan Jawa sebesar Rp247,5 triliun.
Meski demikian, dari sisi daerah, DKI Jakarta masih menjadi kontributor terbesar dengan Rp78,7 triliun, diikuti Jawa Barat Rp76,8 triliun, Banten Rp34,5 triliun, Jawa Timur Rp32,6 triliun, dan Sulawesi Tengah Rp32,1 triliun.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber :
- realisasi investasi kuartal i
- target investasi 2026
- kementerian investasi dan hilirisasi
- bkpm
- rosan roeslani





