Pengurus Daerah PPP Pertanyakan Peran yang Dilakukan Taj Yasin Untuk Partai

jpnn.com
16 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SORONG - Di tengah isu adanya persoalan internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), pengurus daerah justru menyampaikan pandangan berbeda. Mereka menilai bahwa kondisi partai tetap berjalan normal dan solid, namun justru permasalahan hadir dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Taj Yasin.

“Kami semua alhamdulillah tidak merasa ada permasalahan di internal partai. Justru masalah itu hadir dan ada dari diri Sekjen sendiri yang tidak pernah mau ikut membangun partai sejak ditetapkannya SK Menkum,” ujar Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir, Kamis (22/4).

BACA JUGA: Pimpinan Ponpes Babussalam Riau Doakan PPP Bangkit di Bawah Kepemimpinan Mardiono

Senior PPP yang juga anggota DPRD itu menyoroti peran sekjen dalam aktivitas organisasi, yang mana selama ini tidak terlihat dalam menjalankan fungsi kepartaian.

“Pada kenyataannya Sekjen tidak pernah terlihat dan hadir. Bahkan, menginjakkan kantor DPP pun belum pernah. Jadi menurut saya sangat tidak profesional,” ujar Yasman Yasir.

BACA JUGA: Mardiono Tekankan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029 di Muswil PPP Bengkulu

Lebih lanjut dia menyarankan agar sekjen bersikap legowo apabila merasa tidak mampu menjalankan tugasnya secara maksimal.

“Kalau memang tidak sanggup menjadi sekjen, silakan legowo untuk mengurus warga Jateng saja dan cukup menjadi Wagub,” katanya.

BACA JUGA: KPK Usul Jabatan Ketum Partai 2 Periode, Sahroni NasDem Bilang Begini, Simak

Menurutnya, pandangan tersebut bukan hanya berasal dari dirinya, melainkan juga menjadi kesepakatan banyak pengurus di daerah. Menurut Yasman, ketua dan sekretaris wilayah se-Indonesia telah meminta Ketua Umum Muhamad Mardiono untuk segera mengganti posisi Sekjen.

“Kami di daerah sepakat meminta kepada Ketua Umum untuk mengganti Sekjen dengan sosok yang lebih mampu,” ungkapnya.

Dia juga mempertanyakan kontribusi nyata Sekjen terhadap struktur partai di daerah, yang menurutnya selama ini tetap berjalan aktif melalui berbagai agenda konsolidasi.

“Jadi pertanyaannya, DPW mana yang diurusi oleh Sekjen? Sedangkan kami seluruh DPW se-Indonesia sudah menjalankan roda organisasi dengan pelaksanaan Muswil-Muscab. Apa yang sudah dijalankan Sekjen? Tidak ada,” ujar dia.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa dinamika yang berkembang tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di internal PPP, khususnya di tingkat daerah yang tetap bergerak menjalankan roda organisasi. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kaesang Minta Kader PSI Lampung Berkolaborasi dengan Partai Lain


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sabalenka kesulitan, Swiatek menang cepat di babak kedua Madrid Open
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Modus Pemerasan "Kaki Terlindas" di Bekasi Viral, Pengendara Diminta Rp 1 Juta
• 2 jam lalukompas.com
thumb
BGN Gunakan Data Wilayah Prioritas untuk Pastikan MBG Tepat Sasaran
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Big Match Persib vs Arema, Adu Kualitas Individu vs Kerja Tim
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Cerita Kreator Konten Bev Tan Menyelami Dunia Wastra, Diawali Rasa Penasaran
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.