TABLOIDBINTANG.COM - Derby Romero mewujudkan salah satu impiannya sebagai aktor di film Ikatan Darah yang nakal tayang di bioskop mulai 30 April 2026.
Dalam film laga perdana, Derby mengaku mendapatkan pengalaman luar biasa sekaligus tantangan terbesar sepanjang kariernya di dunia perfilman. Derby Romero blak-blakan soal keinginannya sejak dulu untuk terlibat dalam film bergenre aksi.
“Gue tuh selalu bermimpi, pengen banget main film action. Sampai akhirnya gue dapet Ikatan Darah yang pengalamannya, gue bisa bilang ini salah satu yang terbaik selama gue berkarier,” ungkap Derby Romero di screening film Ikatan Darah, XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/4).
Di film Ikatan Darah, Derby memerankan sosok Bilal, karakter yang menuntutnya keluar dari zona nyaman.
Tak hanya menguras emosi, peran ini juga menuntut kesiapan fisik ekstra. Derby bahkan harus menjalani latihan intensif dan melakoni adegan berlari di medan berat secara berulang.
“Ada fase di mana gue harus lari terus setiap hari, dengan medan naik turun,” ungkap Derby Romero.
Tak berhenti di situ, Derby juga harus mendalami konflik batin Bilal yang kompleks. Karakter ini digambarkan sebagai sosok yang rela melakukan apa saja demi keluarga, namun memilih jalan yang salah hingga harus menghadapi konsekuensi besar.
“Buat gue, Bilal itu melakukan semuanya demi keluarga dan adiknya, Mega. Tapi memang caranya salah,” jelas Derby.
Mantan aktor cilik itu menilai, kisah Bilal cukup dekat dengan realita kehidupan banyak orang, terutama mereka yang berada dalam tekanan tanggung jawab keluarga atau yang kerap disebut sebagai generasi sandwich.
“Banyak orang punya niat yang sama, ingin melindungi keluarga. Tapi caranya bisa berbeda. Di film ini, Bilal memilih jalan yang keliru dan harus menanggung akibatnya,” terang Derby Romero.
Derby pun mengaku bangga bisa memerankan karakter yang sarat konflik tersebut. Ia berharap, pesan moral yang dibawa Bilal dapat sampai kepada penonton.
Film laga Ikatan Darah disutradarai Sidharta Tata dan diproduseri oleh Iko Uwais melalui Uwais Pictures. Film ini mengangkat kisah Mega, mantan atlet pencak silat yang harus mengubur mimpinya akibat cedera. Hidupnya berubah drastis saat sang kakak, Bilal, terlilit utang dan terseret kasus pembunuhan hingga diburu kelompok kriminal.




